Breaking News:

Menuju Pemilu 2024

Partai Gelora Maluku Nyatakan Siap Ikut Pemilu 2024

Partai Gelombang Rakyat Indonesia atau Gelora Maluku menyatakan siap mengikuti Pemilu 2024.

Tangkapan layar
Ketua Wilayah Partai Gelora di Maluku, Thalib Soumena 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Dedy Azis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Partai Gelombang Rakyat Indonesia atau Gelora Maluku menyatakan siap mengikuti Pemilu 2024.

Ketua Wilayah Partai Gelora Maluku, Thalib Soumena memastikan siap mengikuti Pemilu lantaran keterwakilannya sudah 100 persen sesuai aturan yang berlaku.

"Aturan menyebutkan, bahwa sebuah partai politik layak untuk mengikuti pemilu, jika memiliki keterwakilan 100 persen di tingkat wilayah, 75 persen ditingkat Kota/kabupaten, 50 persen di tingkat kecamatan, hari ini partai Gelora di Maluku suka 100 persen di kabupaten/kota," paparnya, dalam program Live TribunAmbon Bastory, Jumat (5/8/2022) sore.

Bahkan saat ini, Partai Gelora Maluku tengah merambah ke tingkat desa untuk menarik simpati masyarakat.

"Kita sekarang sedang merambah ke tingkat desa," kata dia.

Baca juga: Waspada Penelantaran Pekerja di Luar Negeri, Patty Imbau Pencari Kerja Koordinasi Disnaker

Baca juga: 1.412 Pengangguran di Ambon Bisa Kerja di Luar Negeri, Ini Syaratnya

Baca juga: Jemaah Haji Maluku akan Tiba di Ambon Besok Sore

Terkait hal tersebut, Soumena menilai permasalahan yang paling krusial di Maluku adalah soal Geografis dan komunikasi.

"Di Maluku ini permasalahannya adalah masalah Geografis dan komunikasi, nah langkah yang kami ambil untuk itu adalah, betul-betul memberikan perhatian penuh kepada struktur partai," tandasnya.

Diketahui, Partai Gelora Indonesia didirikan pada 28 Oktober 2019 dengan gagasan dan cita-cita menjadikan Indonesia kekuatan ke-5 dunia.

Gagasan ini pertama kali disampaikan Anis Matta dalam pidato "Arah Baru Indonesia" dalam acara Musyawarah Kerja Keluarga Alumni KAMMI di Jakarta, 3 Februari 2018.

Pidato ini menyambung gagasan "Gelombang Ketiga Indonesia" yang ditulis Anis pada 2014 lalu.

Partai Gelora didirikan oleh 99 orang dari 34 provinsi di Indonesia.

Partai Gelora dideklarasikan dalam acara konsolidasi nasional di Jakarta, 10 November 2019.

Setelah melewati proses pendaftaran dan verifikasi di Kementerian Hukum dan HAM RI, Partai Gelora sah menjadi badan hukum dengan penyerahan SK Menteri Hukum & HAM pada 2 Juni 2020.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved