Ambon Hari Ini
1.412 Pengangguran di Ambon Bisa Kerja di Luar Negeri, Ini Syaratnya
Sebanyak 1.412 orang pencari kerja di Ambon kini diberikan kesempatan kerja di luar negeri.
Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Salama Picalouhata
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina
AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Sebanyak 1.412 orang pencari kerja di Ambon kini diberikan kesempatan kerja di luar negeri.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Ambon, Steiven Patty mengatakan kesempatan kerja di luar kota maupun luar negeri cukup besar.
Apalagi saat ini Disnaker Ambon juga bekerja sama dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dan juga Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI).
“Hingga pertengahan bulan Agustus 2022 ini, telah ada 9 orang yang difasilitasi. Apabila saat ini belum sempat mendaftar, maka ke depan masih terbuka kesempatan,” kata Patty, Kamis (5/8/2022).
Lanjutnya, Disnaker juga berkoordinasi dengan PT. Amil Fajar International (AFI) yang siap menampung dan menyalurkan tenaga kerja Indonesia untuk bekerja di berbagai negara.
Baca juga: Kadisnaker Ambon Sebut Pengurusan Kerja Luar Negeri Kini Lebih Murah
Baca juga: Lowongan Kerja Ambon, Hasjrat Abadi Membutuhkan Sales Motor Yamaha, Ini Syaratnya
Baca juga: Disnaker Ambon Fasilitasi Calon Pekerja Migran Indonesia Keluar Negeri, Ada Yang ke Jerman
Khususnya dengan spesifikasi keahlian Perawat (Nurse), Bidan, Barista, dan Teknisi.
“Selain melalui BP2MI maupun P3MI, secara mandiri Dinsaker juga sementara melaksanakan pelatihan terhadap 15 tenaga kesehatan sebagai perawat pendamping lansia untuk ditempatkan di Australia, melalui skema kerjasama dengan Global Labour Solusions (GLS) salah satu pengerah penempatan tenaga kerja yang berbasis di Australia,” jelasnya.
Patty menjelaskan, Direktur PT AFI sendiri telah bertemu dengan berbagai Alumnus Sekolah Keperawatan yang ada di Kota Ambon.
Seperti Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Maluku Husada Ambon, STIKES Pasapua Ambon dan STIKES Prof. Dr. A.J Latumeten.
Dalam pertemuan yang difasilitasi Dinas, Direktur PT.AFI menyatakan pihaknya siap menampung dan memberangkatkan sebanyak mungkin Calon PMI asal Kota Ambon yang berminat bekerja di Arab Saudi, Jerman, New Zealand dan negara-negara lainnya.
Namun Kualitas Sumber Daya Manusia, khususnya penguasaan bahasa, menjadi catatan penting keberhasilan program ini.
“Untuk itu, para pencari kerja yang berminat rajin-rajinlah mengulik informasi pada website resmi BP2MI, ataupun melalui Disnaker Ambon yang berada di Passo,” jelasnya.
Patty mengakui, peluang bekerja luar negeri lebih besar dibanding di Ambon. Pasalnya, peluang kerja di Ambon sedikit dan banyak pengusaha yang belum pulih pasca Pandemi covid-19.
“Peluang bekerja di Kota Ambon relatif sedikit, selain karena memang jumlah pengusaha yang sedikit juga karena banyaknya pengusaha yang belum pulih ditempa badai pandemi COVID-19,” tandas Patty.
Diketahui, saat ini tercatat tingkat pengangguran di Ambon menurun.
Tercatat data pencari kerja terdaftar Ambon Tahun 2022 berjumlah 1412 orang, hanya turun sedikit dibanding tahun 2021 sebesar 4.126 orang. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/2042021-pelamar-kerja.jpg)