Breaking News:

Minyak Tanah Langka

Halimun Saulatu Minta Pertamina Serius Tangani Persoalan Kelangkaan Minyak Tanah di Ambon

Masyarakat Kota Ambon pun mengeluhkan kelangkaan minyak tanah, karena tak dapat memenuhi kebutuhan dapur rumah tangga.

Penulis: Ode Dedy Lion Aziz | Editor: Adjeng Hatalea
Tribun Ambon/henrikus_toatubun
PANGKALAN MINYAK TANAH - Seorang pengecer minyak tanah di Kawasan Jln.Laksdya Leo Watimena, Passo, Kota Ambon, Sabtu (15/1/2021) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Dedy Azis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Dalam dua pekan terakhir, Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Minyak Tanah terpantau langka di wilayah Kota Ambon.

Kelangkaan Minyak Tanah terjadi bahkan mulai dari agen hingga pengecer di toko-toko kelontong.

Masyarakat Kota Ambon pun mengeluhkan kelangkaan minyak tanah, karena tak dapat memenuhi kebutuhan dapur rumah tangga.

Menyikapi kelangkaan minyak tanah tersebut, Anggota komisi II DPRD Maluku, Halimun Saulatu meminta PT Pertamina serius dalam penanganan distribusi minyak tanah.

"Tentunya kami meminta dengan serius agar Pertamina segera dapat mengatasi situasi ini, agar tidak menimbulkan keresahan akibat kelangkaan minyak tanah di tengah-tengah masyarakat," ujarnya kepada awak media, Kamis (4/8/2022) siang.

Baca juga: Tidak Hanya di Tanah Air, Harga BBM Juga Alami Kenaikan di Sejumlah Negara Tetangga

Selain di Kota Ambon, Saulatu juga meminta Pertamina mengantisipasi kelangkaan Minyak Tanah, dan distribusinya ke wilayah-wilayah di Maluku lainnya.

"Harus diperhatikan, mengingat ada peringatan berlayar yang dikeluarkan BMKG terkait cuaca ekstrem, jangan sampai masyarakat Maluku di wilayah Kabupaten maupun Kota, harus meradang akibat kesulitan Mitan." Tutupnya.

Diketahui, di Kota Ambon sendiri, minyak tanah masih menjadi bahan bakar utama yang dipakai untuk memasak di rumah-rumah hingga kafe-kafe.

Jika kelangkaan minyak tanah terus terjadi, maka dikhawatirkan akan menimbulkan persoalan sosial lainnya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved