Breaking News:

Info Daerah

Berburu Pertalite, Pengendara Antre Berjam-jam di SPBU Mako - Pulau Buru

Para pengendara mengaku sudah antre berjam-jam sejak SPBU mulai melayani penjualan Pertalite, Jumat siang. Mereka nekat mengantri hanya untuk

Penulis: Andi Papalia | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Andi Papalia
Antrian kendaraan di SPBU Mako Kabupaten Buru, Jum'at (5/8/2022). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Antrean kendaraan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Mako, Kecamatan Waeapo, Kabupaten Buru mengular di jalan raya.

Pantauan TribunAmbon.com pukul 13:53 WIT, Jumat (5/8/2022), antrian kendaraan roda dua dan empat hingga ratusan meter.

Para pengendara mengaku sudah antri berjam-jam sejak SPBU mulai melayani penjualan Pertalite, Jumat siang.

Mereka nekat mengantri hanya untuk mendapatkan BBM Jenis Pertalite.

"Kita rela mengantri agar kendaraan bisa terisi pertalite," kata seorang pengendara roda dua, Rizky (18) saat diwawancarai TribunAmbon.com, Jumat.

Antrian kendaraan di SPBU Mako Kabupaten Buru mengular hingga ke badan jalan, Jum'at (5/8/2022).
Antrian kendaraan di SPBU Mako Kabupaten Buru mengular hingga ke badan jalan, Jum'at (5/8/2022). (TribunAmbon.com/ Andi Papalia)

Baca juga: Penertiban Pasar Mardika Hari ke-4; Ramai Lancar Tanpa Macet

Baca juga: Soal Sampah Menggunung di Ahuru, DLHP Ambon; Kita Kekurangan Armada

Senada dengan itu, salah seorang sopir, Susyanto (40) mengaku telah dua jam mengantri.

"Bukan saja motor, mobil juga butuh pertalite, jadi saya sudah dua jam ngantri," ujarnya.

Sementara itu, salah seorang petugas SPBU, Mahfud (29) menyatakan antrian panjang ini sudah sering terjadi.

"Stok minyak baru masuk tadi sekitar pukul 11;00 WIT, jadi ketika stoknya sudah ada disitulah para pengendara mulai ngantri, namun kejadian seperti sudah sering terjadi," tutur Mahfud.

Lanjutnya, stok Pertalite sendiri tidak mencukupi kebutuhan pelanggan.

"Jadi BBM jenis pertalite ini, stoknya masuk satu hari sekali, itupun tidak cukup, karena banyak yang mengantri," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved