Sabtu, 18 April 2026

Cuaca Ekstrem Maluku

Waspada Akses Jalan Lintas Morella-Liang di Maluku Tengah Putus

Bagi pengendara baik roda dua maupun roda empat diimbau untuk sementara tidak melakukan perjalanan pulang-pergi pada lintasan jalan Negeri Morella Kec

Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Adjeng Hatalea
Courtesy / Dokumentasi Warga
MALUKU: Akses jalan tepat di Dusun Wataukui, Negeri Liang yang menghubungkan dua Negeri Morella dan Negeri Liang Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah putus, Selasa (12/7/2022). 

Laporan Kontributor Tribun Ambon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Bagi pengendara baik roda dua maupun roda empat diimbau untuk sementara tidak melakukan perjalanan pulang-pergi pada lintasan jalan Negeri Morella Kecamatan Leihitu ke Negeri Liang Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah, begitupun sebaliknya, Selasa (12/7/2022).

Hal itu lantaran akses jalan tepat di Dusun Wataukui, Negeri Liang putus, disebabkan tanah ambles.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, putusnya jalan tersebut diperkirakan terjadi pada pagi hari saat hujan deras melanda wilayah Pulau Ambon dan sekitarnya.

MALUKU: Bagi pengendara baik roda dua maupun roda empat diimbau untuk sementara tidak melakukan perjalanan pulang-pergi pada lintasan jalan Negeri Morella Kecamatan Leihitu ke Negeri Liang Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah, begitupun sebaliknya, Selasa (12/7/2022).
MALUKU: Bagi pengendara baik roda dua maupun roda empat diimbau untuk sementara tidak melakukan perjalanan pulang-pergi pada lintasan jalan Negeri Morella Kecamatan Leihitu ke Negeri Liang Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah, begitupun sebaliknya, Selasa (12/7/2022). (Courtesy / Dokumentasi Warga)

"Informasi yang kami dapat itu jalan roboh pada pagi hari tadi," ujar salah satu warga, Herman Serang saat diubungi via telepon, Selasa.

Seperti diketahui, sejumlah ruas jalan dan jembatan di Kabupaten Maluku Tengah alami rusak, lantaran beberapa waktu belakangan ini daerah tersebut dilanda hujan sedang hingga deras.

"Kami minta warga tetap waspada, hujan ini berpotensi bisa akibatkan longsor. Bagi warga yang tinggal di wilayah rawan longsor untuk tetap waspada," kata Plt. Kepala BPBD Maluku Tengah, Abdul Latif Key.

Banjir dan Longsor di Ambon, 519 Jiwa Terima Bantuan Tanggap Darurat

Dikatakan, jika terdapat hal-hal menonjol akibat hujan deras, warga diminta untuk segera melaporkan kepada pemerintah terdekat seperti Pemerintah Desa maupun Pemerintah Kecamatan untuk selanjutnya dilaporkan kepada BPBD agar ada tindakan penanganan.

"Daerah yang dianggap rawan longsor, harus waspada. Kalau ada hal hal menonjol (akibat banjir) segera lapor ke pemerintah Desa atau Kecamatan untuk nanti ditindaklanjuti oleh kami setelah ada laporan," harapnya.

Ia juga mengatakan berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG memprediksi bahwa potensi hujan sedang hingga lebat menimpah wilayah Maluku Tengah dari Juli hingga Agustus 2022 nanti.

"Berdasarkan prakiraan BMKG, potensi cuaca hujan masih Juli hingga Agustus untuk wilayah Maluku Tengah," ungkapnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved