Breaking News:

Ambon Terkini

Pemkot Ambon Buka Lowongan 940 Formasi Guru PPPK 2022

Ratusan formasi guru PPPK Ambon itu disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ambon, Benny Selanno kepada war

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/Tanita
AMBON: Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ambon, Benny Selanno kepada wartawan, Senin (11/6/2022) mengatakan Pemkot bakal membuka lowongan 940 Formasi Guru PPPK Ambon. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pemerintah Kota Ambon akan membuka lowongan 940 formasi Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2022.

Ratusan formasi guru PPPK Ambon itu disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ambon, Benny Selanno kepada wartawan, Senin (11/6/2022).

Menurutnya, jatah PPPK guru bagi Ambon cukup banyak tahun ini, mengingat pegawai honorer akan dihapus pada 2023 mendatang.

"Untuk seluruh pencari kerja terutama untuk seluruh tenaga honor dan kontrak bawah tahun ini kita mendapat jatah cukup banyak, untuk tenaga guru kurang lebih 940 orang untuk diangkat sebagai pegawai PPPK," kata Selanno di Balai Kota Ambon.

Lanjutnya, selain guru, Pemkot Ambon juga membuka 200 formasi Tenaga Kesehatan.

Sementara untuk Tenaga Teknis masih dirancangkan.

"200 lebih untuk tenaga kesehatan, tenaga teknis dan lainnya kita masih tunggu. Total 1.140 yang akan diangkat PPPK. bila mencukupi kuota itu atau sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan jadi walaupun kuota banyak tapi kalau kesehatan ditetapkan bisa dipenuhi berarti kita dapat itu," jelasnya.

Panen Melimpah Saat Hujan, Festival Durian Hutumuri Habiskan Ratusan Buah Sehari

Lanjutnya, saat ini Badan Kepegawaian juga masih memverikasi dan memvalidasi data pegawai honorer di Ambon.

"Apa yang dikerjakan oleh badan kepegawaian kemarin kita masih konfirmasi dan validasi dalam rangka mendapat data yang sebenarnya tentang benar atau tidak seseorang itu honor atau tidak pada sekolah-sekolah tertentu atau pada instansi tertentu yang berada pada lingkup pemerintah kota Ambon," lanjutnya.

Selanno menambah, khusus bagi formasi guru ada persyaratan awal, khususnya harus memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK).

"Tentunya ada persyaratan-persyaratan awal yang paling utama adalah bagi mereka yang sudah memiliki NUPTK oleh karena itu validasi kita terhadap mengarah ke situ yang sudah mendapat dari jumlah keseluruhan tenaga honore pada sekolah itu berapa yang sudah NUPTK dan beberapa kita masih validasi," tambahnya.

Selanno berharap, proses validasi tenaga honorer guru bisa diselesaikan pekan ini.

"Mudah-mudahan dalam Minggu ini semua sudah bisa selesai untuk kepentingan bersama di kota ini," tandasnya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved