Breaking News:

Maluku Terkini

Juli 2022, Abua Tuasikal Bakal Lantik 7 Kepala Pemerintah Negeri dan Administratif

Tujuh Kepala Pemerintahan Negeri adat dan Administratif di Kabupaten Maluku Tengah bakal dilantik Juli 2022 mendatang.

Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Lukman Mukaddar
Kabag Tata Pemerintahan Setda Maluku Tengah, Johanes Noya. 7 Kepala Pemerintah Negeri dan Administratif direncanakan dilantik Juli mendatang. 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI, TRIBUNAMBON.COM – Tujuh Kepala Pemerintahan Negeri adat dan Administratif di Kabupaten Maluku Tengah bakal dilantik Juli 2022 mendatang.

Yakni; Kepala Pemerintahan Negeri Solea, Siatele, Maraina, Horale, Ulath, Yainuelo dan KPN Tial.

"Rencananya di awal juli nanti,” kata Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Maluku Tengah, Johanes Noya yang ditemui TribunAmbon.com, Selasa (14/6/2022).

Meski begitu, belum ditentukan jadwal pasti pelantikan tersebut.

“Antara awal hingga pertengahan jadwal sala," kata Noya.

Dijelaskan, saat ini pihaknya tengah memproses seluruh kesiapan sebelum menuju tahap pelantikan.

Persiapan tujuh negeri yang ia sebutkan itu masing masing sudah dalam pentahapan berbeda, ada yang baru memulai dengan tahapan pembentukan panitia pencalonan hingga pengusulan nama bakal calon.

Baca juga: Sampai Tahap Verifikasi Berkas, Ririmasse Berebut Kursi KONI Kota Ambon Lawan Latuheru

Baca juga: Ada Banyak Info Lowongan Kerja, Calon Pekerja Diminta Datangi Kantor Disnaker Ambon

Sementara ada juga yang sudah sampai pada tahapan screening atau pembinaan bagi para bakal calon dan calon tunggal yang ditunjuk mata rumah parentah hingga persiapan pemilihan.

"Maraina pemilihan sudah selesai. Siatele hari Senin pembinaan, sedangkan Yainuoelo sementara mau pentahapan pemilihan," jelas Noya.

Sementara khusus Negeri Tial, akan diupayakan supaya secepatnya memiliki KPN devinitif namun begitu lanjutnya, sesuai dengan usulan dari badan saniri negeri.

"Tapi nanti kita dorong Tial juga untuk secepatnya dan nanti kita lihat Tial mudah-mudahan secepatnya bisa selesai juga,"tandasnya.

Dia pun menegaskan, pemerintah daerah hanya meneruskan apa yang menjadi keputusan Badan Saniri Negeri yakni penunjukan mata rumah dan juga hasil pemilihan bagi mereka yang melakukan pemilihan.

"Kalau yang melalui tahapan pemilihan pasti pemda merujuk pada hasil pemilihan sedangkan negero adat tentunya mengikuti apa yang telah diusulkan badan saniri," tandasnya. (*)

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved