Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo MASOHI,TRIBUNAMBON.COM - Akhir pekan atau weekend ialah momen yang banyak ditunggu-tunggu bagi para pekerja maupun para pelajar. Salah satu pantai ikonik di Kabupaten Maluku Tengah, Pantai Rutah atau Pantai Kaca di Negeri Rutah, Kecamatan Amahai menjadi pilihan yang sayang jika dilewatkan bagi pelancong. Bagaimana tidak, Deburan ombak, semilir angin sepoi-sepoi, kerikil pantai serta pasir hitam menarik siapa saja yang melintas.
Berlokasi tepat di bagian paling ujung Negeri Rutah, pesisir Jalan Trans Seram lintasan ke arah Seram Selatan hingga Seram Bagian Timur (SBT). Pantai ikonik itu ramai dikunjungi sanak keluarga hingga para muda-mudi terlebih saat akhir pekan, seperti pada Minggu (10/8/2025) kemarin. Belakangan, tak ada biaya masuk yang dikenakan, pasalnya pantai tidak dikelola seperti sedia kala. Lantaran tak dikenakan biaya, fasilitas umum masih terbatas, seperti diantaranya, tak ada tempat sampah dan minimnya fasilitas MCK. Salah seorang pengunjung, Cia Lestaluhu mengatakan bahwa ini kali kedua ia mengunjungi Pantai Rutah. "Ini kali kedua saya berkunjung, kebetulan ini Hari Minggu akhir pekan, jadi menghabiskan waktu untuk refreshing sebentar," ujar Cia. Ia menjelaskan, saat pertama kali berkunjung fasilitas penunjang masih layak. "Paling sayang, soalnya waktu pertama datang pantai paling cantik, pengelola bikin gazebo dan lain-lain," tukasnya. Selain itu, ia menceritakan banyak gazebo dan ornamen alam menambah estetika pantai kala itu. "Dulu ada kedai yang punya ornamen dari kulit kerang, tapi sekarang sudah tidak ada lagi," jelasnya. Dirinya berharap, adanya perhatian lebih dari pemerintah, agar kondisi pantai menjadi lebih baik dan tertata kembali. "Kita berharap agar tempat ini bisa dapat perhatian lebih, karena letaknya paling strategis di tepi jalan seperti ini," pungkasnya. (*)