Jumat, 24 April 2026

Ambon Hari Ini

Laturiuw Ingatkan Kepala OPD Tak Seenaknya Angkat Tenaga Honorer

Kalaupun terjadi, maka pengangkatan harus sesuai kebutuhan instansi dengan mempertimbangkan keuangan daerah yang ada.

Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Mesya Marasabessy
Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon, Christianto Laturiuw 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon, Christianto Laturiuw mengingatkan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkot Ambon untuk tidak mudah mengangkat tenaga honorer atau non ASN.

Kalaupun terjadi, maka pengangkatan harus sesuai kebutuhan instansi dengan mempertimbangkan keuangan daerah yang ada.

"Terbukti sekarang kan banyak pegawai yang nganggur. Artinya lebih sedikit beban bekerja, banyak waktu yang nganggur, sehingga tidak efektif. Banyak tenaga tapi sedikit kerja," kata Christianto di kepada wartawan, Kamis (9/6/2022).

Menurutnya, rekrutmen pegawai non-ASN juga harus mengarah pada spesifikasi.

Jangan hanya diangkat dan tercatat sebagai tenaga honorer tapi tidak ada outputnya.

Baca juga: Korupsi Dana Desa, Kades Skikilale Akhirnya Ditahan di Rutan Polres Pulau Buru

Baca juga: Sidang Kasus Suap Bursel, Saksi Sebut Dapat Nama Pemenang Tender dari Tagop

"Kalau diongkosi dengan uang pribadi kepala OPD, itu tidak masalah. Tapi jika dibebankan pada APBD, ini sama saja menghabiskan anggaran sebab faktanya banyak duduk dari pada kerja," ungkapnya.

Ia menjelaskan, penataan tenaga non-ASN pada pemerintah daerah adalah bagian dari langkah strategis untuk membangun SDM ASN yang lebih profesional dan sejahtera serta memperjelas aturan dalam rekrutmen.

“Sebab tidak jelasnya sistem rekrutmen tenaga honorer berdampak pada pengupahan yang kerap dibawah Upah Minimum Regional (UMR),” tandas Christianto. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved