Ambon Hari Ini
Laturiuw Ingatkan Kepala OPD Tak Seenaknya Angkat Tenaga Honorer
Kalaupun terjadi, maka pengangkatan harus sesuai kebutuhan instansi dengan mempertimbangkan keuangan daerah yang ada.
Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon, Christianto Laturiuw mengingatkan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkot Ambon untuk tidak mudah mengangkat tenaga honorer atau non ASN.
Kalaupun terjadi, maka pengangkatan harus sesuai kebutuhan instansi dengan mempertimbangkan keuangan daerah yang ada.
"Terbukti sekarang kan banyak pegawai yang nganggur. Artinya lebih sedikit beban bekerja, banyak waktu yang nganggur, sehingga tidak efektif. Banyak tenaga tapi sedikit kerja," kata Christianto di kepada wartawan, Kamis (9/6/2022).
Menurutnya, rekrutmen pegawai non-ASN juga harus mengarah pada spesifikasi.
Jangan hanya diangkat dan tercatat sebagai tenaga honorer tapi tidak ada outputnya.
Baca juga: Korupsi Dana Desa, Kades Skikilale Akhirnya Ditahan di Rutan Polres Pulau Buru
Baca juga: Sidang Kasus Suap Bursel, Saksi Sebut Dapat Nama Pemenang Tender dari Tagop
"Kalau diongkosi dengan uang pribadi kepala OPD, itu tidak masalah. Tapi jika dibebankan pada APBD, ini sama saja menghabiskan anggaran sebab faktanya banyak duduk dari pada kerja," ungkapnya.
Ia menjelaskan, penataan tenaga non-ASN pada pemerintah daerah adalah bagian dari langkah strategis untuk membangun SDM ASN yang lebih profesional dan sejahtera serta memperjelas aturan dalam rekrutmen.
“Sebab tidak jelasnya sistem rekrutmen tenaga honorer berdampak pada pengupahan yang kerap dibawah Upah Minimum Regional (UMR),” tandas Christianto. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/christianto-laturiuw-x.jpg)