Ambon Hari Ini
Cegah Kasus Cacar Monyet, Pelupessy Minta Segera Periksa Bila Bergejala
Namun, Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Wendy Pelupessy mengatakan bila ada gejala harus
Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina
AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Kasus cacar monyet memang masih nihil di Kota Ambon, bahkan di Indonesia.
Namun, Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Wendy Pelupessy mengatakan bila ada gejala harus segera dibawa ke Fasilitas Kesehatan terdekat.
Seperti, pembengkakan kelenjar getah bening, yang ditandai dengan benjolan di leher, ketiak, atau selangkangan, ruam merah, demam, letih atau lemas, menggigil, sakit kepala dan nyeri otot.
“Tetap rumah sakit tapi yang jelas masyarakat harus tetap waspada, kalau misalnya ditemukan tanda dan gejala seperti yang ada secepatnya ke fasilitas kesehatan terdekat,” kata Pelupessy saat diwawancarai wartawan, Selasa (7/6/2022).
Baca juga: Gaji ASN Pemkot Ambon Kuras APBD Hingga 40 Persen
Baca juga: Ramai di Pasaran Kota Ambon, Ini Cara Gampang Bedakan Langsat dan Duku
Menurutnya, pihaknya akan mengantisipasi kasus sejak ini sejak dini dan dibutuhkan kerjasama warga untuk segera memeriksa kesehatan bila bergejala.
“Tapi tetap kita antisipasi, tapi selama ini laporan itu belum ada. Tapi kita tetap waspada dengan kondisi yang ada misalnya pun ada kasus dengan gejala dan tanda-tanda yang mirip secepatnya dilaporkan ke fasilitas kesehatan terdekat,” tandasnya.
Untuk diketahui, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat sudah ada 780 kasus cacar monyet di seluruh dunia.
CDC bahkan telah meningkatkan kewaspadaan hingga ke level 2.
Tercatat, Inggris menjadi negara dengan kasus cacar monyet tertinggi, yakni sebanyak 207 kasus.
Diikuti Spanyol dan Portugal, dengan jumlah kasus infeksi monkeypox lebih dari 100 orang.
Ada pula Australia dan Thailand dan juga Singapura.
Gejala cacar monyet antara lain muncul demam di atas 38,5 derajat Celcius, lemah, menggigil dengan atau tanpa keringat, nyeri tenggorokan dan batuk, pegal-pegal, pembengkakan kelenjar limfa, serta sakit kepala.
Cacar monyet tersebut ditransmisikan melalui berbagai jenis satwa liar dari hewan pengerat seperti tikus dan tupai dan primata yaitu kera dan monyet. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/542022-wendy-pelupessy.jpg)