Breaking News:

Uang BBM Truk Sampah Terlambat Dicairkan, DLHP Ambon Beralasan Lantaran Penggeledahan KPK

Sempat berhenti selama hampir dua pekan, para petugas pengangkut sampah mengakui tidak diberikan biaya operasional kendaraan.

Penulis: Fandi Wattimena | Editor: Salama Picalouhata
Fandi
Tampak truk pengangkut sampah parkir di area TPS Toisapu, Kamis (2/6/2022) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Fandi Wattimena

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Sempat berhenti selama hampir dua pekan, para petugas pengangkut sampah mengakui tidak diberikan biaya operasional kendaraan.

Alhasil, tumpukan sampah terjadi disejumlah titik, di kawasan Pasar Minggu – Kota Ambon bahkan meluber hingga separoh badan jalan.

Kepada TribunAmbon.com, salah satu petugas pengangkut sampah yang enggan menyebut namanya mengakui kerap terjadi keterlambatan pemberian biaya operasional kendaraan berupa uang untuk membeli Bahan bakar Minyak (BBM).

Bahkan di bulan Mei, keterlambatan terjadi selama 12 hari.

"Kalau tidak ada bensin, bagaimana kita mau angkut sampah," kata dia.

Baca juga: Tak Ada BBM Jadi Alasan Truk Pengangkut Sampah di Kota Ambon Sempat Berhenti Beroperasi

Dikemukakan, dia sempat menanyakan perihal keterlambatan tersebut ke Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon.

Dinas pun beralasan, keterlambatan dikarenakan masih ada penggeledahah Balai Kota Ambon dan sejumlah dinas lainnya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) R).

Penggeledahan terkait kasus suap dan gratifikasi mantan Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy.

“Kata dinas, terlambat karena masih ada penggeledahan KPK,” cetusnya.

Namun, menurutnya alasan itu tidak seharusnya menjadi pembenaran karena tidak ada sangkut pautnya dengan kebersihan kota berjuluk manise ini.

Apalagi, kebersihan kota adalah prioritas pemerintah.

Kota Ambon sendiri memiliki program strategis “Ambon Bersih di Siang hari dan Terang di malam hari”.

“Alasan itu bagi saya tidak masuk akal,” ujar jelas petugas sampah yang sudah bekerja sejak 1994 ini.

Dia pun berharap, kedepan tidak ada lagi keterlambatan tersebut, sehingga kota ini tetap bersih. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved