Husni, Warga Maluku Tengah yang Hilang saat Panah Ikan di Pantai Makariki Ditemukan Meninggal Dunia
Warga yang hilang saat memanah ikan di pesisir Panmtaui Makariki, Amahai, Maluku Tengah, akhirnya ditemukan tim SAR gabungan, Senin (24/5/2022).
Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Salama Picalouhata
TRIBUNAMBON.COM - Warga yang hilang saat memanah ikan di pesisir Pantai Makariki, Amahai, Maluku Tengah, akhirnya ditemukan, Senin (24/5/2022).
Korban bernama La Ode Husni ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia setelah dua hari dinyatakan menghilang.
Sebelumnya dikabarkan, korban hilang setelah pergi memanah ikan dengan seorang temannya di sekitar dermaga milik sebuah perusahan di Amahai pada Sabtu (21/5/2022).
Korban pergi memanah ikan dengan seorang rekannya di sekitar dermaga pada Sabtu malam sekira pukul 19.00 WIT.
Pada saat sedang memanah ikan, korban dan temannya itu terpisah sehingga teman korban memutuskan untuk naik ke permukaan air.
Sedangkan korban tidak juga muncul hingga pagi hari.
Lantaran tidak juga kembali, pihak keluarga dibantu warga setempat langsung mencari namun tak kunjung menemukan korban.
Basarnas Ambon dan tim gabungan pun melanjutkan pencarian korban hingga, Senin (23/5/2022). Namun pencarian tak membuahkan hasil.
Pada Seninj malam sekitar pukul 10.00 WIT, korban akhirnya ditemukan dalam keadaan sudah meninggal.
Korban pertama kali ditemukan seorang nelayan Waipia bernama Rulan Marantika (47) yang saat itu tengah mencari ikan di kawasan Sungai Wasawane, Negeri Makariki.
Saat mencari ikan, Rulan melihat sesosok mayat di dekat lokasi pohon mangrove.
Menyadari mayat itu, merupakan korban yang tengah dicari, Rulan langsung melaporkan kepada masyarakat sekitar untuk selanjutnya dilaporkan ke Polsek Waipia.
Selanjutnya, atas informasi tersebut, pihak keluarga bersama sejumlah warga Makariki dibantu Bhabinkamtibmas setempat, Bripka Ferdinan Titihalawa langsung menuju ke lokasi penemuan mayat untuk mengecek kebenaran informasi tersebut.
Sesampainya disana, Bhabinkamtibmas dan pihak keluarga yang mengenali jasad korban langsung mengevakuasi mayat ke daratan menggunakan longboat milik warga.
Pntauan TribunAmbon.com di lokasi penemuan semalam, kondisi mayat yang sudah terbungkus kain tampak terlihat sedikit membengkak, namun kondisi mayat dalam keadaan utuh.