PLN Tuk Kota Manise

Pulihkan Sistem Kelistrikan di Kota Manise, PLN Kerahkan Personil Khusus

Personil terdiri dari petugas pembangkitan, gardu induk, pelayanan teknis, pengatur beban/ dispatcher, dan tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PD

Penulis: M Fahroni Slamet | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Ridwan Tuasamu
Petugas PLN sedang melakukan pemasangan kabel MVTIC di sepanjang tiang listrik pada ruas jalan Ir. Putuhena., Kota Ambon. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – PT PLN Persero Unit Induk Wilayah Maluku Maluku Utara (UIW MMU) mengerahkan puluhan personil khusus untuk memulihkan sistem kelistrikkan di Ambon.

Personil terdiri dari petugas pembangkitan, gardu induk, pelayanan teknis, pengatur beban/ dispatcher, dan tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB).

General Manager PLN UIW MMU, Adams Yogasara menjelaskan, pasukan tersebut sengaja diturunkan agar tidak mengganggu suplai listrik ke pelangan.

"Tim PDKB khusus diterjunkan agar pekerjaan yang dilakukan oleh PLN tidak mengganggu suplai listrik ke pelanggan, karena tim PDKB mampu melakukan pekerjaan dalam posisi jaringan listrik yang memiliki tegangan," kata Yogasara, Jum’at (20/5/2022).

Tim PDKB selama ini berada di garda terdepan dan selalu siaga melakukan pemeliharaan jaringan listrik, termasuk saat terjadi gangguan pada jaringan.

Lanjut Adam, pasukakn khusus itu juga memiliki alat yang lebih canggih dengan teknologi terkini.

Petugas PLN sedang melakukan pemasangan kabel MVTIC di sepanjang tiang listrik pada ruas jalan Ir. Putuhena., Kota Ambon.
Petugas PLN sedang melakukan pemasangan kabel MVTIC di sepanjang tiang listrik pada ruas jalan Ir. Putuhena., Kota Ambon. (TribunAmbon.com/ Ridwan Tuasamu)

Baca juga: 2 Hari di Ambon, Ini Belasan Lokasi yang Digeledah KPK

Baca juga: Anggaran Jasa Covid-19 Rp 36 Miliar Hangus, Moenandar Bersyukur Tidak Termasuk Tuk Nakes BPSDM

Sehingga bisa melakukan pekerjaan dengan potensi bahaya yang lebih besar.

"Tim PDKB mempunyai kemampuan khusus dan didukung material pendukung dengan teknologi terkini, sehingga setiap tugas dengan potensi bahaya yang besar dapat diselesaikan," ujarnya.

Sedangkan untuk petugas pembangkitan dan tim pengatur beban atau dispatcher, saat ini terus bekerja selama 24 jam dengan sistem shift untuk memastikan keandalan listrik.

Sebagai bagian dari proses pemulihan, PLN juga sementara memasang Medium Voltage Twisted Insulated Cable (MVTIC), yang akan digunakan sebagai evakuasi daya jalur distribusi pasokan listrik dari pembangkit tambahan sebesar 20 MW untuk sistem kelistrikan Ambon.

Adams menyatakan, penggunaan kabel MVTIC ditujukan agar tidak mengganggu distribusi pasokan listrik ke pelanggan dari jaringan tegangan menengah eksisting selama proses pemulihan dan evakuasi daya berlangsung.

Pemasangan kabel MVTIC itupun direncanakan bakal rampung 23 Mei mendatang. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved