Warga Tulehu Blokade Jalan
Warga Tulehu Tetap Blokade Jalan Sampai Bupati Tuasikal Datang
Koordinator Aksi, Hasan Umarella mengatakan, blokade jalan akan dilakukan hingga Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua datang dan bertemu langsung denga
Penulis: Salama Picalouhata | Editor: Adjeng Hatalea
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Salma Picalouhata
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Aksi pemblokiran jalan yang dilakukan warga Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (27/4/2022), masih berlangsung.
Pemblokiran jalan ini dilakukan buntut persoalan penyelenggaraan pemilihan Raja Negeri Tulehu.
Koordinator Aksi, Hasan Umarella mengatakan, blokade jalan akan dilakukan hingga Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua datang dan bertemu langsung dengan mereka.

"Kami akan blokir jalan ini sampai Pak Bupati datang," kata salah satu tokoh masyarakat, Hasan Umarella.
Umarella menegaskan, jalan takkan dibuka sebelum masalah penetapan raja diselesaikan.
Meskipun tahu penutupan jalan ini berdampak pada akses masyarakat.
Baca juga: Mobil Jenazah yang Sempat Dihadang Akhirnya Lolos, Jalan Tulehu Kembali Diblokade
"Pokoknya Pak bupati harus datang agar permasalahan raja ini bisa diselesaikan," kata dia.
"Kalau pak bupati belum datang, ini tak akan dibuka," tegasnya.
Untuk diketahui, aksi pemblokiran jalan ini dilakukan tepat di depan Kantor Camat Salahutu.
Baca juga: 4 Poin Demo Masyarakat Adat Negeri Tulehu, Penyelenggaraan Pemilihan Kades Disorot
Massa mulai memadati depan Kantor Camat Salahutu sejak pukul 10.15 WIT.
Para warga adat ini menggunakan material seperti batu, kayu untuk memblokade arus lalu lintas dari Kota Ambon menuju kawasan Pelabuhan Tulehu dan Liang, begitu pun sebaliknya.
Hal itu mengaibatkan tumpukan kendaran dan antrean panjang di kedua sisi jalan tersebut.
Selain memblokade jalan, para demonstran juga terlihat membakar material ban bekas untuk mendukung aksinya. (*)