Breaking News:

Maluku Terkini

Jelang Idul Fitri 1443 H, Pertamina Patra Niaga Optimalisasi Pendistribusian BBM & Elpiji di Maluku

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Edi Mangun mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk menyedia

Editor: Adjeng Hatalea
TribunPapua
Area Manager Communication Relation dan CSR Pertamina Patra Niaga Subholding Commercial Regional Papua Maluku Edi Mangun. 

AMBON, TRIBUNAMBON.COMPT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku mengantisipasi potensi lonjakan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Elpiji menjelang Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Edi Mangun mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk menyediakan dan mendistribusikan kebutuhan energi bagi masyarakat sepanjang Ramadan hingga Lebaran nanti.

“Kami telah meningkatkan pelayanan dan mendekatkan akses BBM ke masyarakat dengan adanya tambahan Pertashop, SPBU Nelayan, SPBU Kompak BBM 1 Harga, dan Agen Minyak Tanah di Propinsi Maluku. Bahkan, kami juga telah mengantisipasi lonjakan dengan memberikan extra dropping minyak tanah sebesar 12 persen dari konsumsi normal guna menjamin ketersediaan bagi masyarakat Maluku sejak minggu pertama Puasa," ujar Mangun melalui keterangan pers yang diterima wartawan, Kamis (21/4/2022).

Dia menyebutkan, saat ini Pertamina telah menambah 30 lokasi atau tambahan 20,68 persen lembaga penyalur dari sebelumnya 145 titik menjadi 175 titik yang tersebar di Provinsi Maluku.

Pihaknya juga akan terus memantau sistem penyaluran BBM dan Elpiji, agar kebutuhan BBM untuk masyarakat dapat terpenuhi dan penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran.

"Untuk itu, kami menghimbau masyarakat tidak perlu khawatir. Pertamina akan melayani tanpa henti menjalankan amanah memenuhi kebutuhan energi di bulan penuh berkah ini dengan semangat energi istiqomah," sambungnya.

Baca juga: Jelang Lebaran Idul Fitri 2022, Stok Bahan Pokok dan BBM di Maluku Dijamin Aman

Edi Mangun menyatakan ketahanan stok yang dimiliki Pertamina dalam kondisi aman, yakni ketahanan Gasoil sekitar 16 hari dan Gasoil 18 hari, serta tiap hari ada aktivitas penerimaan BBM dari Kapal Tanker.

Selain itu, Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Kota Ambon telah beroperasi dan melayani pengisian LPG kemasan tabung Non Subsidi.

Hadirnya SPBE dan Sarana Fasilitas Tangki LPG 2x 1000 MT tentu berdampak positif terhadap Ketahanan stok LPG di Maluku yang mencapai lebih dari 150 hari.

Sales Area Manager Maluku, Wilson Eddi Wijaya melanjutkan, untuk di wilayah Maluku sendiri tetap dilakukan antisipasi terkait dengan potensi lonjakan konsumsi energi, baik BBM maupun LPG.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved