Menuju 2024

Pertarungan Menuju Kursi Panas DPD Hanura Maluku Berlanjut Pekan Depan

Ia mengungkap, Musdalub Hanura yang sempat berakhir ricuh pada November 2021 lalu akan diulang, Senin (21/3/2022).

Penulis: M Fahroni Slamet | Editor: Fandi Wattimena
Lukman Mukaddar
Plt. Ketua DPD Hanura Maluku, Mayjen TNI (Purn) Sumiharjo Pakpahan bersama jajaran DPD saat berkunjung ke DPC Hanura Maluku Tengah di Masohi. Kamis (16/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pemilihan Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hanura Maluku bakal kembali berlanjut pekan depan melalui Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) yang digelar ulang.

Hal itu dipastikan Plt Ketua DPD Hanura Maluku, Siswadi Tarigan.

Ia mengungkap, Musdalub Hanura yang sempat berakhir ricuh pada November 2021 lalu akan diulang, Senin (21/3/2022).

"DPP sudah lakukan rapat koordinasi dan hasilnya adalah Musdalub diulang pekan depan," kata Tarigan

Dalam Musdalub ulang itu akan menyajikan pertarungan sengit antara sejumlah kader terbaik Hanura Maluku.

Diantaranya Mus Mualim, Rony Sapulette dan kemungkinan juga Achmad Ohorella.

Baca juga: Kronologi Oknum TNI di Maluku Tengah Tembak Mati Anggota Brimob, Pelaku Diduga Alami Depresi

Baca juga: Akibat 0,9 Gram Sabu, Latupeirissa Bakal Jalani 2 Tahun Hidup di Balik Jeruji Besi

Untuk itu, Tarigan mendorong para kader yang berniat maju agar segera mendaftarkan diri hingga hari Minggu nanti.

"Kader yang mau nyalon kita kasih kesempatan dari hari ini sampai Minggu untuk daftarkan diri," ujarnya

Pria yang juga menjabat Ketua DPP Hanura Bidang Organisasi itu mengatakan, pelaksanaan Musdalub ini harus disegerakan.

Pasalnya, pada bulan Agustus nanti partai besutan Oeman Sapta Odang itu juga harus menghadapi tahapan verifikasi jelang Pemilu 2024.

Musdalub ulang ini harus digelar lantaran sebelumnya terjadi kericuhan usai pendukung Achmad Ohorella mengamuk.

Insiden itu dipicu akibat DPP Hanura yang hanya merekomendasikan 2 nama yakni Mus Mualim dan Rony Sapulette.

Sedangkan Ohorella yang notabene dipilih oleh 9 dari 11 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) justru tidak direkomendasikan. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved