Breaking News:

Maluku Terkini

DPRD Buru Minta Menteri PUPR Alihkan Status Jalan Batabual Jadi Jalan Nasional

DPRD Kabupaten Buru, terus memperjuangkan peningkatan status jalan di Kecamatan Batabual, menjadi jalan nasional.

Penulis: Andi Papalia | Editor: Salama Picalouhata
DPRD
DPRD Buru menggelar rapat koordinasi dengan Kementerian PUPR, dan Deputi I KSP Febry Calvin Tetelepta, di kantor Staf Presiden, Jakarta, Selasa (22/2/2022). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - DPRD Kabupaten Buru, terus memperjuangkan peningkatan status jalan di Kecamatan Batabual, menjadi jalan nasional.

Perjuangan status jalan ini disampaikan DPRD Buru dalam rapat kordinasi bersama Kantor Staf Presiden (KSP) di Jakarta, Selasa 22 Februari 2022.

Ketua DPRD Buru, M Rum Soplestuny mengatakan, pihaknya telah mengajukan permohonan ini kepada Kementerian PUPR yang ikut hadir dalam rapat.

"Rapat itu untuk membahas dua agenda, di antaranya pembahasan pajak mineral bukan logam pada Bendungan Waeapo, di Kecamatan Lolongguba, Kabupaten Buru. Kemudian, peningkatan pembangunan jalan dan jembatan di Kecamatan Batabual, Kabupaten Buru," kata Soplestuny saat dikonfirmasi TribunAmbon.com, melalui wahtsapp, Kamis (24/2/2022).

Lanjutnya, dari hasil rapat itu ada beberapa petunjuk dari Deputi I Febry Calvin Tetelepta dan Kementerian PUPR kepada DPRD Buru, supaya mengambil langkah cepat dalam pengajuan peningkatan status jalan di Kecamatan Batabual.

"Karena jalan di Kecamatan Batabual masih berstatus jalan provinsi, maka DPRD diminta menyiapkan data, serta mempreasur Pemerintah Provinsi Maluku, khusus Dinas PUPR, agar lebih serius menangani jalan tersebut," ungkapnya.

Baca juga: Prakiraan Gelombang Tinggi BMKG Kamis 24 Februari 2022: Laut Arafuru Capai 4-6 M

Baca juga: 22 Tahun Kabupaten Buru, Soplestuny Pastikan Perjuangkan Infrastruktur Jalan & Jembatan di Batabual

Baca juga: Layananan Listrik 24 Jam di Batabual-Pulau Buru Ditunda, ini Alasannya

Menurutnya, Deputi I KSP dan Kementerian PUPR akan membantu mempercepat peningkatan status jalan Batabual, dari provinsi ke nasional.

Asalkan beberapa kriteria wajib dipenuhi, salah satunya, jalan di Kecamatan Batabual, Kabupaten Buru itu, harus terhubung dengan jalan di Kecamatan Waesama, Kabupaten Buru Selatan (Bursel).

"Intinya harus ada jalan tembus antara Kabupaten Buru dan Buru Selatan (Burs), itu salah satu syaratnya," ujar Soplestuny.

Lanjutnya, DPRD Buru akan terus memperjuangkan terkait status jalan di Kecamatan Batabual.

"Pada prinsipnya kita di DPRD terus mendorong agar peningkatan status jalan dan jembatan di sana segera terealisasi," tandas Rum.

Rapat koordinasi terkait peningkatan jalan Batabual itu, dihadiri Direktur Jenderal Bina Marga, Direktur Pembangunan Jalan diwakili Kasubdit Wilayah 3 Zusnan Asraf Wahab, Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Jalan dan Jembatan diwakili Ketua Tim Koordinator Monev Radja, dan Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah II.

Serta Ketua DPRD Kabupaten Buru, M. Rum Doplestuny, ditemani Wakil Ketua DPRD Djalil Mukadar, Ketua Komisi I Maser Salasiwa, dan Ketua Komisi III Jamaludin Bugis. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved