Selasa, 5 Mei 2026

Kesehatan

Apakah Makan Telur Mentah Baik untuk Kesehatan?

Mengutip Medical News Today, Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) juga melarang seorang pun untuk makan telur mentah, karena mengandung bakteri

Tayang:
Editor: Adjeng Hatalea
Tribun Jogja
Ilustrasi Telur 

Mereka adalah individu yang menderita:

  • Diabetes
  • Kanker
  • HIV atau AIDS
  • Mereka yang telah transplantasi organ.

Lebih aman bagi mereka untuk mengkonsumsi telur yang dipasteurisasi atau telur yang dimasak sekalian.

Selain masalah keamanan pangan, mengkonsumsi putih telur mentah dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk menyerap biotin.

Biotin memainkan peran penting dalam metabolisme lemak dan karbohidrat.

Kekurangan biotin dapat mengganggu fungsi insulin, yang dapat memperburuk manajemen gula darah.

Kandungan gizi

Mengutip Healthline, telur mentah memiliki gizi yang sama seperti telur yang dimasak, yaitu:

  • Protein berkualitas tinggi
  • Lemak sehat
  • Vitamin
  • Mineral
  • Antioksidan pelindung mata
  • Berbagai nutrisi lainnya.

Satu telur mentah utuh berukuran besar mengandung:

  • Protein: 6 gram
  • Lemak: 5 gram
  • Magnesium: 6 mg (1 persen AKG)
  • Kalsium: 28 mg (2 persen AKG)
  • Fosfor: 99 mg (8 persen AKG)
  • Kalium: 69 mg (1 persen AKG)
  • Vitamin D: 41 IU (5 persen AKG)

Selain itu, satu telur mentah mengandung 147 mg kolin (27 persen AKG), nutrisi penting yang telah terbukti berdampak positif pada fungsi otak.

Kolin berpotensi memainkan peran dalam kesehatan jantung juga.

Telur mentah juga tinggi lutein dan zeaxanthin. Antioksidan penting tersebut bisa melindungi mata kita dan dapat mengurangi risiko penyakit mata terkait usia. Penting untuk dicatat bahwa hampir semua nutrisi ini terkonsentrasi di kuning telur.

Putih telur sebagian besar terdiri dari protein.

Sementara itu, ada anggapan bahwa makan telur mentah adalah cara cepat untuk mendapatkan banyak protein.

Namun sebaliknya, mengutip WebMD, memasak sebenarnya cara untuk membuat telur lebih mudah dicerna, sehingga tubuh bisa memiliki lebih banyak protein.

Sebuah studi membandingkan penyerapan protein dari telur matang dan mentah pada 5 orang.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved