Senin, 18 Mei 2026

Virus Corona

Tercatat 830 Kasus Covid-19 Aktif di Maluku, Ambon Tertinggi, Buru Selatan Nihil

Jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi Maluku terus meningkat. Tercatat 830 kasus aktif di Maluku hingga Selasa (8/2/2022).

Tayang:
( SHUTTERSTOCK/PETERSCHREIBER MEDIA)
Ilustrasi varian B.1.1.7, varian baru virus corona asal inggris disebut menjadi penyebab lonjakan kasus di Thailand. 

TRIBUNAMBON.COM - Jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi Maluku terus meningkat. Tercatat 830 kasus aktif di Maluku hingga Selasa (8/2/2022).

Tercatat kemarin ada penambahan 128 jumlah pasien terkonfirmasi positif.

Selain penambahan 120 kasus baru, satu pasien asal Kota Ambon juga dilaporkan meninggal dunia.

Dengan begitu jumlah pasien meninggal dunia di Kota Ambon dalam sepekan terakhir bertambah menjadi empat orang.

Dari 830 kasus aktif di Maluku, kasus terbanyak tercatat di Kota Ambon, mencapai 726 pasien.

Selanjutnya, Maluku Tengah 42 kasus, Kepulauan Aru 20 kasus, Seram Bagian Barat 16 kasus, Maluku Barat Daya 8 kasus.

Kemudian Seram Bagian Timur 5 kasus, Kabupaten Buru  tujuh kasus, Kota Tual satu kasus, Kepulauan Tanimbar empat kasus, dan Maluku Tenggara satu kasus.

Baca juga: Pelabuhan, Mall, hingga Tempat Hiburan di Ambon Bakal Diperketat

Sementara hanya Kabupaten Buru Selatan yang masih nol.

Tetap jaga protokol kesehatan, Tribuners.

Lantas, bagaimana kiat-kiat menjaga daya tahan tubuh di tengah lonjakan kasus Covid-19?

Berikut tips dari dokter:

1. Mengonsumsi vitamin C dan D

Ketua Pokja Infeksi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) sekaligus Dokter Spesialis Paru RSUP Persahabatan Erlina Burhan menyampaikan, upaya untuk meningkatkan imun agar tidak terkena penyakit atau gejala Omicron masih sama seperti anjuran awal.

"Masih relevan untuk berjemur, mengonsumsi vitamin D dan vitamin D, dan juga melaksanakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)," ujar Erlina, saat dihubungi Kompas.com, Minggu (6/2/2022).

Terkait konsumsi vitamin, Erlina mengungkapkan, dosis yang dianjurkan, yakni:

Untuk vitamin C cukup dikonsumsi sebanyak 500 mg per hari.
Untuk vitamin D cukup dikonsumsi sebanyak 1.000 IU per hari.
2. Berolahraga secara rutin

Mengutip Kompas.com, (4/7/2021), ahli gizi Universitas Gadjah Mada (UGM) Dr Toto Sudargo menyarankan, setiap orang rutin berolahraga dengan intensitas sedang atau 3-5 kali per minggu selama 30-45 menit.

Manfaat yang diperoleh, yakni menjaga ritme pernapasan, postur tubuh, kebugaran, dan dapat mengeluarkan keringat.

Disarankan, melakukan olahraga di ruang terbuka dengan paparan sinar matahari pagi.

3. Istirahat dan tidur dengan cukup

Mengutip Kompas.com, (23/10/2021), tidur cukup adalah salah satu cara memperkuat daya tahan tubuh atau imun tubuh.

Lamanya waktu tidur cukup yang disarankan bagi orang dewasa, yakni 6-8 jam dalam sehari.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur berkaitan dengan risiko infeksi yang tinggi, peradangan, dan fungsi imun yang melemah. Agar tidur kita berkualitas, Anda bisa menjauhkan ponsel dari posisi kita tidur.

4. Mengurangi gula dan makanan manis

Dalam keseharian, kita pasti tergoda dengan makanan atau minuman manis. Padahal, dengan mengurangi asupan gula yang berlebih, ternyata dapat membantu memperkuat daya tahan tubuh.

Sebab, terlalu banyak makan makanan atau minuman manis dapat menekan sistem kekebalan tubuh.

Mengonsumsi makanan olahan juga bukan hal yang baik, karena rendah nutrisi dan dapat menghambat kerja sistem imun tubuh kita.

5. Banyak minum air putih

Minum air putih dalam aturan kesehatan, yakni sebanyak 2 liter atau 8 gelas per hari.

Porsi ini dinilai cukup untuk menghidrasi tubuh dan membantu fungsi sistem metabolisme tubuh untuk bekerja dengan baik, termasuk sistem kekebalan tubuh.

Alternatif lain, untuk mendapatkan banyak cairan, yakni dengan mengonsumsi melon, yogurt, bayam, stroberi, pir, dan brokoli yang dimasak. (Kompas.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved