Breaking News:

Penanganan Covid

Pelabuhan, Mall, hingga Tempat Hiburan di Ambon Bakal Diperketat

Hingga kemarin, jumlah kasus aktif Covid-19 di Maluku mencapai 830 orang. Kota Ambon sebagai penyumbang terbanyak yakni 728 orang terpapar.

Ist
Rapat bersama penanganan Covid-19. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Kasus aktif Covid-19 di Maluku terus meningkat.

Hingga kemarin, jumlah kasus aktif Covid-19 di Maluku mencapai 830 orang. Kota Ambon sebagai penyumbang terbanyak yakni 728 orang terpapar.

Menyikapi hal tersebut, Kapolda Maluku, Lotharia Latif mengusulkan pemerintah harus kembali melakukan pengetatan di sejumlah lokasi.

Seperti pusat perbelanjaan, bandara, pelabuhan dan tempat hiburan.

Baca juga: Terlibat Tindak Pidana Penipuan dan Penggelapan, Fauzan Alkatiri Bakal Dipolisikan

Baca juga: Hasil Imbang di Laga Perdana, Ini Tanggapan Pelatih Maluku FC

Upaya pengetatan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang sampai saat ini masih mengancam. 

"Kita perlukan langkah konkret, yaitu dengan membatasi mall dan tempat hiburan," kata Latif, Senin (7/2/2022).

Menurutnya, mall dan tempat hiburan sering kali menjadi pusat kerumunan masyarakat.

Terlebih masih banyak masyarakat yang tidak menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker saat berada dalam kerumunan.

Lanjutnya, untuk pengetatan bandara dan pelabuhan diperlukan kerja keras dari Satgas Covid-19.

Nantinya, papar Lotharia, Satpol PP bekerjasama dengan kepolisian dan TNI untuk melakukan operasi Yustisia di lokasi-lokasi yang rawan terjadinya kerumuman.

"Butuh kerja keras dari satgas dalam hal ini Satpol PP menjadi yang terdepan dan TNI/Polri sebagai pendukung," tandasnya.  (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved