Ricuh di Gunung Botak
Kematian Naruto di Tambang Emas Gunung Botak Masih Misteri, Polisi Akui Belum Temukan Titik Terang
Kasus kematian Aladin alias Naruto (35) di tambang emas Gunung Botak, Kabupaten Buru,hingga kini belum menemukan titik terang.
Penulis: Ode Alfin Risanto | Editor: Salama Picalouhata
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Alfin Risanto
AMBON,TRIBUNAMBON.COM – Kasus kematian Aladin alias Naruto (35) di tambang emas Gunung Botak, Kabupaten Buru,hingga kini belum menemukan titik terang.
Kepolisian Polres Buru masih mencari bukti baru kasus pembunuhan yang menewaskan penambang asal Kendari, Sulawesi Tenggara itu.
“Penyidik sudah memeriksa beberapa saksi namun belum juga ada titik terang terkait kematian Naruto,”ucap Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M Roem Ohoirat kepada TribunAmbon.com, Selasa (8/2/2022).
Roem menambahkan bahwa pengungkapan kasus ini cukup sulit karena kematian korban diperkirakan pada malam hari dan mayatnya baru ditemukan pada pagi hari.
Baca juga: BREAKING NEWS: Mayat Laki-laki Ditemukan di Lokasi Tambang Emas Gunung Botak
Baca juga: Polisi Tegaskan Penembakan dan Penemuan Mayat di Gunung Botak tak Berkaitan
Hal itu yang menjadi sedikit sulit untuk diungkap karena kekurangan saksi untuk diperiksa.
“Saya harap warga yang mengetahui agar bisa memberikan kesaksian kepada pihak kepolisian supaya kasus ini bisa cepat diselesaikan,” tuturnya.
Kepolisian juga meminta kepada pihak keluarga korban untuk tetap bersabar, karena polisi masih bekerja mengungkap kematian Aladin alias Naruto.
Diberitakan, Naruto diduga kuat korban pembunuhan lantaran ada luka sayatan di rusuk kiri kanan, wajah, serta lengan kanannya.
Naruto ditemukan dalam kondisi berlumuran darah oleh warga sekitar pada Minggu (30/1/2022) pagi.
Sebelum meninggal, dia sempat memasak mie dan meminum teh bersama Mince Solissa.
Kemudian dia berpamitan ke lubang janda dan tak lagi kembali. (*)