Bentrok di Pulau Haruku
Bikin Live Music di Jalanan, Musisi Ambon Galang Dana Tuk Pengungsi Kariu
Bukan untuk hiburan semata, live music ini dalam rangka penggalangan dana membantu warga Negeri (Desa) Kariu yang saat ini mengungsi di Negeri Aboru,
Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina
AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Musisi di Kota Ambon menggelar live music di Kawasan pertigaan Waringin, Jalan Dr. J. B. Sitanala, Nusaniwe, Sabtu (29/1/2022) sore.
Bukan untuk hiburan semata, live music ini dalam rangka penggalangan dana membantu warga Negeri (Desa) Kariu yang saat ini mengungsi di Negeri Aboru, Kecamatan Pulau Haruku pasca bentrokan, Rabu (26/1/2022) lalu.
“Ini adalah konser amal tepatnya live music dari seniman musik Maluku untuk membantu katong (kita) basudara gandong di Kariu,” kata koordinator aksi, Jean Christy kepada TribunAmbon.com, Sabtu sore.
Hampir semua musisi dari Kota Music ini dilibatkan, mulai dari pukul 09.00 WIT dan akan berlangsung terus hingga dana terkumpul banyak.
Lanjutnya, sumbangan tak dibatasi uang, boleh memberikan barang kebutuhan pokok lainnya, seperti sembako hingga pakaian dan popok untuk bayi.
“Kegiatan ini sudah dari pagi jam 9 dan banyak sekali hampir semua musisi di Ambon Jean libatkan untuk kegiatan ini. Sampai saat ini banyak sumbangan entah itu pakaian layak pakai, sembako dan juga pemberian dari beberapa instansi,” tambahnya.
Baca juga: Revitalisasi Dimulai, Pedagang Buah di Samping Jembatan Losari – Ambon Tolak Pindah
Baca juga: Praka Anumerta Rahman Tomilawa Ternyata Mantan Pemain Sepakbola di Tulehu
Lanjut penyanyi kelahiran 1994 ini , sumbangan akan dikirimkan per tahap mengingat bantuan ke Kariu datang dari berbagai pihak.
“Jean mau mengumpulkan dana sebanyak mungkin berharap bisa pertengahan Maret supaya bisa disalurkan karena kegiatan ini disalurkan bukan Cuma sekali tapi beberapa kali untuk membantu disana. Kebetulan disana masih banyak sembako jadi cari dulu baru disalurkan berikuitnya,” jelasnya.
Dia pun berharap warga Kariu tak menyerah dan tetap semangat.
“Harapannya katong (kita) seng (tidak) memandang agama, suku, katong tetap satu gandong dan harapan Jean duka Kariu juga duka katong. Semangat untuk basudara di Kariu, tetap semangat jangan menyerah karena yang Tuhan buat itu indah pada waktunya,” tandasnya. (*)