Breaking News:

Maluku Terkini

Demo Tagih Janji Bupati Buru Berakhir Ricuh, Kaca Gedung DPRD Pecah Dilempar Batu 

Demonstrasi mahasiswa yang menagih janji Bupati Buru, Ramli Ibrahim Umasugi, terkait pembangunan akses jalan di Kecamatan Batabual berakhir ricuh.

Penulis: Andi Papalia | Editor: Salama Picalouhata
Andi Papalia
Mahasiswa di Namlea, Kabupaten Buru gelar unjukrasa di kantor DPRD Buru, Senin (10/1/2022). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Demonstrasi mahasiswa yang menagih janji Bupati Buru, Ramli Ibrahim Umasugi, terkait pembangunan akses jalan di Kecamatan Batabual berakhir ricuh.

Aksi itu digelar di kantor DPRD Kabupaten Buru, Namlea, Maluku, Senin (10/1/2022).

Massa melempar Gedung DPRD dengan batu dan botol. Beberapa kaca di gedung dewan pecah karena lemparan tersebut.

Pantauan TribunAmbon.com di lokasi, kericuhan terjadi lantaran mahasiswa yang saat itu melakukan pembakaran ban di  gerbang masuk DPR tak senang karena pihak keamanan memadamkan api yang dinyalakannya.

Alhasil, mahasiswa langsung melempari Gedung DPRD dengan batu.

Kasat Intelkam Polres Pulau Buru, Akp Sirilus Atajalim mengatakan, pihak kepolisian mengambil tindakan tegas, melerai masa aksi, agar tidak terjadi hal-hal diinginkan.

Baca juga: Ini Langkah yang Diambil Maluku FC Jika Tak Lolos 8 Besar Liga 3 Nasional

"Langkah diambil dari pihak kepolisian yaitu untuk melerai masa aksi, sehingga tidak terjadi hal-hal yang kami inginkan, karena telah terjadi pembakaran ban bekas, dan pelemparan kaca gedung DPRD," kata Atajalim saat diwawancarai TribunAmbon.com, Senin.

Sementara, anggota DPRD Kabupaten Buru, Moh. Rustam Fadly Tukuboya mengatakan, para pengunjukrasa merasa kecewa dan bertindak anarkis karena tidak ada satupun anggota DPRD yang menemui mereka.

"Kita di DPRD hari ini tidak ada agenda kerja, dan biasanya teman-teman datang di atas jam 11. Jadi, mungkin dipahami oleh para masa aksi, kalau di dalam ini banyak anggota DPRD, dan tidak menemui mereka, maka itu terjadi tindakan anarkis," kata Tukuboya.

Selaku koordinatot aksi, Imamin Makatita menjelaskan, aksi ini dilaksanakan untuk menagih janji Bupati Buru, Ramli Umasugi terkait akan pembangunan akses jalan di Kecamatan Batabual, Kabupaten Buru.

"Karena janji Bupati Buru tidak terealisasi, sehingga kami Mahasiswa Kecamatan Batabual melaksanakan aksi demonstrasi, untuk mengingatkan kepada Bupati dan 25 anggota DPRD, terkhususnya bagi DPRD Dapil II dan III," ucap Makatita.

Menurutnya, janji yang dibuat oleh Bupati Buru, yakni aliran listrik, infrastruktur jalan dan jembatan.

"Apabila satus jalan yang sudah dialihkan ke Provinsi, maka kami tekankan kepada Anggota DPRD Buru, untuk terus berkoordinasi dengan Balai Jalan di Provinsi, untuk segera menangani hal tersebut," tuturnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved