Breaking News:

Ambon Hari Ini

Harga Lapak di Ambon Naik, Pedagang Pedagang Yakin Permainan Mafia Pasar

Menurut pedagang, kenaikan harga sewa sudah tidak masuk akal lantaran naik berkali lipat dari harga awal yang ditetapkan Pemerintah Kota (Pemkot).

Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Mesya Marasabessy
Pedagang buah Pasar Mardika Ambon saat mengadu di DPRD Kota Ambon, Jumat (7/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pedagang buah di Pasar Mardika Ambon minta wakil rakyat telusuri kenaikan harga sewa lapak.

Menurut pedagang, kenaikan harga sewa sudah tidak masuk akal lantaran naik berkali lipat dari harga awal yang ditetapkan Pemerintah Kota (Pemkot).

Pedagang pun meyakini ada permainan mafia pasar.

Pasalnya, harga sewa lapak saat ini sudah tidak masuk akal.

“Pak, kalian harus ke pasar supaya bapak-bapak ini bisa tahu siapa dibalik semua ini,” kata salah satu pedagang buah, Petrus Patty saat mengadu ke DPRD Kota Ambon, Jumat (7/1/2022) siang.

Para pedagang pun mengaku mengetahui oknum yang diduga adalah mafia itu.

“Jadi di kesempatan kita duduk disini agar kita juga bisa lapor. Kita juga sudah tahu siapa mereka tapi tidak ingin buka-bukaan disini, bapak-bapak yang harus turun ke pasar supaya lihat sendiri,” terangnya.

Baca juga: Lapaknya Dibongkar, Pedagang Buah di Pasar Mardika Tak Jadi Jualan Meski Sudah Putar Modal

Baca juga: Kerap Kena Bully, Ketua KPU RI Ilham Saputra Tetap Nikmati Kerja

Dalam SK Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy nomor 463 tahun 2021 tercantum standar harga kios sementara pada Pasar Apung Mardika, Pasar Oleh-oleh Tantui, dan Pasar Transit Passo di Kota Ambon.

Lapak di Pasar Apung Mardika terdiri dari dua tipe, yakni tipe A dan Tipe B.

Halaman
12
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved