Maluku Terkini
Cuaca Ektrem, Kapal Ferry Galala-Namlea Dihentikan Sementara
PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan Indonesia (ASDP) Ambon menghentikan ferry di pelabuhan Galala rute Ambon – Namlea.
Penulis: M Fahroni Slamet | Editor: Salama Picalouhata
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah Maluku dalam sepekan terakhir.
Akibat kondisi tersebut, PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan Indonesia (ASDP) Ambon menghentikan ferry di pelabuhan Galala rute Ambon – Namlea.
Penghentian dilakukan sejak Senin (27/12/2021) karena membahayakan keselamatan penumpang.
Manajer Usaha ASDP Cabang Ambon, Syamsuddin Tanassy mengatakan penghentian sementara dilakukan bukan karena gelombang tinggi.
Baca juga: Terombang Ambing di Laut Banda, Kapal Motor Sinar Ai Berhasil Dievakuasi
Baca juga: Nelayan di Namrole Hilang Tak Ditemukan, Operasi Pencarian Dihentikan
Melainkan kecepatan angin yang terlalu kencang dan sudah berada di atas toleransi pelayaran.
“Gelombang masih aman, kecepatan angin yang jadi alasan penghentian sementara,” kata Tanassy kepada TribunAmbon.com, Selasa (28/12/2021).
Apalagi menurutnya, saat ini gelombang di Laut Banda sampai Selat Buru cukup tinggi.
Sehingga ASDP mengambil kebijakan agar ferry dengan rute tersebut dihentikan sementara waktu.
Sementara itu, untuk pelayaran rute Hunimua – Waipirit maupun Desa Waai – Saparua masih berjalan normal.
“Untuk pelayaran rute lainnya masih cukup normal saat ini,” tandasnya
Berdasarkan informasi dari laman bmkg.go.id tinggi gelombang di wilayah Maluku saat ini mencapai 2,5 hingga 4.0 meter.
Sedangkan kecepatan angin mencapai 5 sampai 35 knot. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/ferry_galala.jpg)