Maluku Terkini

Sudah 10 Tahun Mengungsi, Masyarakat Negeri Pelauw Demo Tagih Janji Pemerintah

Masyarakat Pelauw, Maluku Tengah melakukan aksi demonstrasi di Gong Perdamaian Kota Ambon, Kamis (9/12/2021).

Penulis: M Fahroni Slamet | Editor: Salama Picalouhata
Muh Ridwan Tuasamu
Masyarakat Pelauw, Maluku Tengah melakukan aksi demonstrasi menuntut pemerintah menyelesaikan konflik yang terjadi pada tahun 2011 lalu di Gong Perdamaian Kota Ambon, hari ini, Kamis (9/12/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Muh Ridwan Tuasamu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Masyarakat Pelauw, Maluku Tengah melakukan aksi demonstrasi di Gong Perdamaian Kota Ambon, Kamis (9/12/2021).

Masyarakat Pelauw, Maluku Tengah melakukan aksi demonstrasi menuntut pemerintah menyelesaikan konflik yang terjadi pada tahun 2011 lalu di Gong Perdamaian Kota Ambon, hari ini, Kamis (9/12/2021).
Masyarakat Pelauw, Maluku Tengah melakukan aksi demonstrasi menuntut pemerintah menyelesaikan konflik yang terjadi pada tahun 2011 lalu di Gong Perdamaian Kota Ambon, hari ini, Kamis (9/12/2021). (Muh Ridwan Tuasamu)

Koordinator aksi, Aswat Lesnussa menuturkan aksi dilakukan untuk menagih janji pemerintah menyelesaikan konflik terutama polemik pengungsi yang tak kunjung selesai.

Dirinya menyebut, pemerintah seakan menutup mata dengan segala hal yang sedang terjadi di Pelauw.

"Jika suara mereka masih tidak di dengar maka masa kami akan berjalan menyeruduk kantor DPRD Provinsi untuk meminta pertanggungjawaban," ujar Lesnussa.

Baca juga: 9 Tahun Warga Pelauw di Pengungsian, Marasabessy; Mereka Ingin Pulang

Baca juga: Soal Masalah di Negeri Pelauw, Komnas HAM Maluku Sebut Pemerintah Daerah Tidak Patuh

Masyarakat Pelauw, Maluku Tengah melakukan aksi demonstrasi menuntut pemerintah menyelesaikan konflik yang terjadi pada tahun 2011 lalu di Gong Perdamaian Kota Ambon, hari ini, Kamis (9/12/2021).
Masyarakat Pelauw, Maluku Tengah melakukan aksi demonstrasi menuntut pemerintah menyelesaikan konflik yang terjadi pada tahun 2011 lalu di Gong Perdamaian Kota Ambon, hari ini, Kamis (9/12/2021). (Muh Ridwan Tuasamu)

Salah satu masa aksi lainnya, Ikbal Latupono mengatakan hingga kini ratusan kepala keluarga masih tinggal di tenda pengungsian.

"Kita demo terkait konflik 2011 lalu, masih banyak pengungsi terlantar," kata Ikbal.

Dia mengatakan, masyarakat telah mendiami pengungsian selama 10 tahun dan melalui kehidupan yang tidak layak.

Selama satu dekade itu, tak ada satupun uluran bantuan dari pemerintah kabupaten maupun provinsi.

Aksi yang digelar ratusan orang itu bertepatan dengan kedatangan Panglima Jenderal TNI, Andika Perkasa di Kota Ambon.

Demonstrasi tersebut juga sempat mengganggu arus lalu lintas di kawasan tersebut. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved