Maluku Terkini
Kuatkan Profil Pelajar Pancasila, SD Negeri 206 Maluku Tengah Gelar Pentas Seni
Kegiatan yang diikuti puluhan siswa perwakilan kelas satu hingga kelas enam itu berlangsung meriah di Ruang terbuka sekolah itu, Senin (29/11/2021).
Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar
MASOHI,TRIBUNAMBON.COM - Menguatkan profil pelajar pancasila kepada para siswa, Sekolah Dasar Negeri (SDN) 206 Maluku Tengah menggelar pentas seni.
Kegiatan yang diikuti puluhan siswa perwakilan kelas satu hingga kelas enam itu berlangsung meriah di Ruang terbuka sekolah itu, Senin (29/11/2021).
Berbagai pentas seni dipertunjukan dalam kegiatan tersebut. Diantaranya; tari-tarian; tari Nirmala, tari singat tari ukulele dan tarian Kidabela.
Selanjutnya, paduan suara, instrument terompet hingga cerita sejarah Pulau Seram.
Kepala SD Negeri 206, Lenda Mual dalam sambutannya mengatakan, program sekolah penggerak merupakan bagian dari program kebijakan Merdeka Belajar yang dicanangkan oleh Kemendikbud di bawah kepemimpinan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim. Program Sekolah Penggerak bertujuan untuk mewujudkan visi reformasi pendidikan Indonesia melalui Profil Pelajar Pancasila.
"Penguatan profil pelajar Pancasila ini adalah pembelajaran lintas disiplin ilmu yang mewajibkan siswa belajar sesuai dengan minat dan bakatnya sendiri," kata Linda.
Baca juga: UMP Maluku 2022 Dipastikan Naik, Besarannya Belum Disampaikan
Baca juga: Buang Beras di Jalan, Warga: Itu Sumbangan Donatur untuk Acara Adat Panas Pela, Tapi tak Dibagikan
Lanjutnya dikatakan, program tersebut mendorong peserta didik untuk mengembangkan aktualisasi diri lewat bakatnya.
"Kegiatan ini merupakan pembelajaran dari tujuh tema tambahan yang sudah ditetapkan oleh Kemendikbud Ristek dalam kurikulum operasional satuan pendidikan yang harus dilaksanakan oleh Sekolah Penggerak," tambah dia.
Ada enam Profil Pelajar Pancasila yang ingin diraih, yaitu beriman dan bertakwa kepada Tuhan dan berakhlak mulia, kebinnekaan global, kemampuan bergotong-royong, berpikir kreatif, bernalar kritis, dan memiliki kemandirian.
Dasar hukum pelaksanaan kegiatan ini adalah Permendikbud Nomor 22 tahun 2020 tentang rensa Kemendikbud Ristek yakni salah satunya yaitu pelaksanaan pendidikan yang merdeka belajar.
"Maksud dan tujuan. Adalah dapat menuju aktualisasi diri sehingga kelak menjadi orang yang berbakat dan menjadi orang yang berbakti kedua, memperkuat Senin kebangsaan dari siswa seswi sehingga menjadi siswa-siswi yang sukses, berakhlak mulia di tengah masyarakat," pungkasnya.
Kegaiatan yang menghadirkan Camat Kota Masohi, Ny. Wahdah itu juga mempertunjukan pentas seni seperti, ukulele, tari Nirmala,tari singat dan tari Ukulele, tarian Kidabela, paduan suara, instrument terompet, tarian Nirmala, cerita sejarah seram yang diakhiri dengan frakmen dan lagu "di negeri ini Tuhan, paduan suara lembe-lembe.
Kegiatan tersebut rencananya akan digelar selama dua hari yakni Senin hari ini dan Besok.
Adapun rangkaian kegiatan itu antara lain;
Puisi oleh perwakilan kelas II, permainan "lemon Nipis oleh kelas I, Tarian Sahule, Solo "waktu di pangkuan ibu", aneka permainan, cerita rakyat, tarian katreji, instrumen keyboard, Solo "Bapa Beta Sayang", Tarian Gaba-gaba, Tarian Aceh, Solo Pohon Sagu, paduan suara enggo lari, menyanyi solo, hafalan surah pendek (paduan suara Islam), dan tarian pawela. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/pentas-seni-sdn.jpg)