Selasa, 14 April 2026

Sengketa Lahan Tawiri

Ajak Warga Ketemu dan Bahas Sengketa Lahan Tawiri, Louhanapessy Minta Bentuk Tim 10

Wali Kota Ambon, Richard Louhennapessy meminta warga Tawiri membentuk tim 10 untuk menyelesaikan permasalahan sengketa lahan yang sedang dialami.

Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/Dedy
AMBON: Blokade jalan, Warga duduki jalan menuju Bandar Udara Internasional Pattimura, Rabu (24/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Dedy Azis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Wali Kota Ambon, Richard Louhennapessy meminta warga Tawiri membentuk tim 10 untuk menyelesaikan permasalahan sengketa lahan yang sedang dialami.

Hal itu disampaikannya saat menemui warga Tawiri yang memblokade jalanan menuju Bandar Udara (Bandara) Internasional Pattimura, Rabu (24/11/2021) pagi.

"Untuk menyelesaikan persoalan ini, saya minta warga Tawiri membentuk tim yang beranggotakan 10 orang," ujar dia.

Louhennapessy melanjutkan, sore ini, kelompok yang diberi nama tim 10 tersebut ditunggu kehadirannya di Kantor Wali Kota Ambon, untuk membicarakan persoalan yang sedang dialami warga Tawiri dengan Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI).

AMBON: Wali Kota Ambon, Richard Louhennapessy menemui langsung demonstran sengketa lahan di kawasan Tawiri, Kota Ambon, Rabu (24/11/2021) siang.
AMBON: Wali Kota Ambon, Richard Louhennapessy menemui langsung demonstran sengketa lahan di kawasan Tawiri, Kota Ambon, Rabu (24/11/2021) siang. (TribunAmbon.com/Dedy)

"Sore ini saya tunggu kehadiran tim 10 di kantor Wali Kota, jam 15.00 WIT. Tidak usah formal-formal, sederhana saja, pakai sandal jepit pun akan saya terima, baru kita bicarakan soal permasalahan ini," ucapnya.

Ia menambahkan, kesepuluh orang yang datang menemuinya, harus merupakan orang yang mengerti betul dengan permasalahan yang sedang terjadi itu.

"10 orang datang saya tunggu, tapi harus yang betul betul mengerti persoalan ini ya," tegasnya.

Pernyataannya tersebut langsung disambut riuh tepuk tangan warga yang mengerumuninya.

Warga pun menyanggupi permintaan pemimpin Kota Ambon selama dua periode itu.

Diketahui sebelumnya, Ratusan warga Negeri (Desa) Tawiri membolkade jalan utama menuju Bandara Internasional Pattimura Ambon.

Ratusan warga Negeri (Desa) Tawiri membolkade jalan utama menuju Bandara Internasional Pattimura Ambon, Rabu (24/11/2021).
Ratusan warga Negeri (Desa) Tawiri membolkade jalan utama menuju Bandara Internasional Pattimura Ambon, Rabu (24/11/2021). (Fandi)

Tampak material kayu dan batu dibentangkan di jl dr Leimena, tepat di pertigaan masuk desa Tawiri.

Warga pun menduduki badan jalan hingga akses utama itu putus.

Alhasil, kemacetan tidak terhindarkan, puluhan kendaraan roda dua dan empat tampak terparkir.

Baik yang akan menuju bandara maupun arah ke pusat kota.

Aksi berlangsung sejak pukul 08.40 Hingga 10.30 WIT, Rabu (24/11/2021).

Saat ini situasi pada kawasan tersebut sudah berangsur normal, warga telah membersihkan blokade yang sebelumnya dipasang.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved