Selasa, 14 April 2026

Ambon Hari Ini

Ambon Masuk Lokus Percepatan Digitalisasi Bansos, Peran dan Strategis OPD Diperlukan 

Pemkot Ambon siapkan uji coba digitalisasi bansos sebagai salah satu dari 41 daerah piloting nasional.

Penulis: Novanda Halirat | Editor: Ode Alfin Risanto
Istimewa/Humas Pemkot Ambon
PERCEPATAN LOKUS BANSOS- Potret Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfosandi) Kota Ambon, Ronald Lekransy, saat dimintai keterangan terkait percepatan Digitalisasi Bansos Ambon, Senin (13/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Pemkot Ambon siapkan uji coba digitalisasi bansos sebagai salah satu dari 41 daerah piloting nasional.
  • Sistem digital ditargetkan tingkatkan akurasi data, transparansi, dan percepatan penyaluran bantuan.
  • Sebanyak 650 agen disiapkan untuk pendataan, verifikasi, dan pendampingan masyarakat di lapangan.

AMBON, TRIBUNAMBON.COM-Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon persiapkan penetapan lokus percepatan uji coba (piloting) digitalisasi bantuan sosial (bansos). 

Persiapan ini menyusul penetapan sebagai salah satu dari 41 kabupaten/kota di Indonesia. 

Menindaklanjuti hal itu, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis mulai memenuhi persyaratan administrasi maupun teknis, termasuk melibatkan kecamatan dan kelurahan. 

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Kominfosandi) Kota Ambon, Dr. Ir. Ronald Lekransy menerangkan peningkatan digitalisasi bansos merupakan langka startegis. 

Peningkatan ini terutama pada ketepatan sasaran, transparansi serta efisiensi penyaluran bantuan pemerintah. 

“Melalui sistem digital, potensi kebocoran dapat diminimalkan, distribusi bantuan menjadi lebih cepat, dan penerima manfaat benar-benar sesuai dengan data yang valid,” ujarnyanya dalam rilis yang diterima TribunAmbon.com, Senin (13/4/2026),

Baca juga: Jadwal Kapal Maluku Kamis 16 April 2026, Sabuk Nusantara 34 Berlayar dari Ambon ke Banda 

Baca juga: Kecelakaan Tunggal di Jembatan Merah Putih Ambon, Ibu Rumah Tangga Meninggal Dunia

*Sasaran Digitalisasi Bansos

Lekransy menjelaskan sejumlah sasaran strategis yang dimiliki digitalisasi bansos seperti : 

1. Peningkatan akurasi data penerima,
2. Bantuan lebih tepat sasaran,
3. Transparansi dan akuntabilitas karena seluruh proses tercatat secara digital dan mudah diaudit,
4. Serta efisiensi dan kecepatan dalam penyaluran.

*Dukungan OPD Lingkup Pemkot Ambon

Dalam upaya mendorong digitalisasi bansos, diperlukan dukungan dukungan dari berbagai pihak OPD lingkup Pemkot Ambon

Hal ini untuk menghindari tumpang tindih data sekaligus mempermudah pengawasan secara real-time oleh pemerintah pusat dan daerah.

"Dalam implementasinya, terdapat peran krusial dari tiga OPD utama. Dinas Sosial bertindak sebagai sektor utama (leading sector), dengan tugas mengelola Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), melakukan verifikasi dan validasi calon penerima, serta menentukan kelayakan dan menyalurkan bantuan," kata Ronald.

Lekransy menjelaskan beberapa OPD yang memiliki peran penting seperti : 

1. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). 
Dinas ini berperan memastikan keakuratan data identitas penduduk, melalui Nomor Induk Kependudukan (NIK), mencegah data ganda atau fiktif, serta melakukan sinkronisasi data dengan Dinas Sosial.

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved