Breaking News:

Maluku Terkini

Operasi Pencarian Adam Mesinai Resmi Dihentikan, SAR Tetap Pantau

Pencarian Adam Mesinai (44) yang hilang terseret arus Sungai Ruatah, Negeri Makariki, Kecamatan Amahai, Maluku, hingga kini tak membuahkan hasil.

Courtesy / Basarnas Ambon
MALUKU: Tim Basarnas Ambon saat lakukan pencarian korban Adam Masinai di sungau Ruatah, Maluku Tengah, Jumat (1/20/2021) lalu. Pencarian telah resmi dihentikan lantaran tak membuahkan hasil. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Alfin Risanto

AMBON,TRIBUNAMBON.COM - Pencarian Adam Mesinai (44) yang hilang terseret arus Sungai Ruatah, Negeri Makariki, Kecamatan Amahai, Maluku, hingga kini tak membuahkan hasil.

Setelah pencarian dilakuakn selama sepekan, ditambah pemantauan, tanda-tanda keberadaan dirinya tak ditemukan.

Pihak Basarnas pun resmi menghentikan proses pencarian.

"Hasilnya nihil. Untuk itu pencarian Adam tersebut resmi ditutup kemarin dan kami sudah sampaikan kepada pihak keluarga," ujar Kepala Basarnas Ambon, Mustari kepada TribunAmbon melalui Whats App, Minggu (10/10/2021) pagi.

Tindakan yang diambil sudah sesuai dengan SOP, dimana pencariaan dilakukan selama tujuh hari, apabila nihil, ditambah tiga hari lagi.

Baca juga: Kemenkumham Maluku Imbau Peserta agar Patuh Tata Tertib Pelaksanaan Tes SKD CPNS

Baca juga: Mantap Ajukan Banding Pasca Divonis 6 Tahun Penjara, Pegawai Rutan Ambon Siapkan Memori Banding

Namun apabila tetap tak membuahkan hasil lanjutnya, barulah operasi pencarian ditutup.

"Kita sudah resmi tutup tapi kalau ada info, kita lakukan evakuasi lagi," terangnya.

Diberitakan sebelumnya, sebelum terjadi insiden, korban dan dua orang temannya itu pergi ke hutan untuk mengambil kayu swalap (papan kayu ukuran tebal).

Setelah pulang, mereka kemudian menggunakan rakit untuk menyeberangi sungai Ruata itu.

Meski tahu aliran sungai saat itu sangat kuat, mereka tetap menyeberanginya dengan menggunakan rakit. Naasnya, ditengah-tengah badan sungai itu.

Karena arus sungai yang terlalu kuat akhirnya menghantam rakit dan menenggelamkan rakit yang mereka gunakan.

Dua temannya yang selamat masing-masing adalah Markus Hulesilan (36) dan Ardanus Metpoy (38) ketiganya adalah warga Makariki, Kecamatan Amahai Maluku Tengah. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved