Kuti Kata Maluku
Kuti Kata; Cari Sampe Dapa
Jang pikir kalu satu ilang tuh tar apapa" (=jangan menganggap tidak ada masalah jika satu hilang), apalagi dengan anggapan
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - "Cari sampe dapa" (=cari hingga ditemukan). Ini suatu ungkapan yang bermakna bahwa "biar pung banya, mar kalu seng bisa jaga babae tuh sama sa" (=walaupun apa yang kita miliki itu banyak tetapi jika tidak bisa dijaga dengan baik tidak ada gunanya).
"Jang pikir kalu satu ilang tuh tar apapa" (=jangan menganggap tidak ada masalah jika satu hilang), apalagi dengan anggapan "masih banya saja mo" (=masih banyaklah).
Prinsip "pengajarang orangtotua" (=ajaran/nasehat orangtua) tentang ini ialah "jaga babae jang ada yang ilang, tacere" (=jagalah dengan baik, jangan ada yang hilang atau tercerai).
Dalam fungsi kepemimpinan, "satu ilang, pi cari sampe dapa" (=jika satu orang hilang, pergi dan cari sampai ditemukan).
"Mau itu anana upeng ka, cari sampe dapa" (=walaupun itu anak kecil, cari sampai ditemukan).
"Tagal pimpinan tuh musti lia samua orang sama rata" (=pemimpin harus memandang sama semua orang).
Baca juga: Kuti Kata; Sandar Padanya
Baca juga: Kuti Kata; Jang Harap
"Binatang piara sa, kas makang pagi hari, se musti rekeng babae, batul poka-poka, kalu rekeng ulang ada kurang satu, cari sampe dapa" (=ternak saja, saat diberi makan pagi hari anda menghitung jumlahnya, dan saat senja ketika dihitung ada kurang seekor, cari sampai ditemukan), "apalai manusia" (=apalagi manusia).
"Ada hati lai par tinggal ilang o? "(=Sampai hatikah anda membiarkannya hilang?) "Nangko se tar pung hati pait lai boleh" (=kecuali anda tidak memiliki hati dan perasaan lagi).
"Cari sampe dapa" juga mengandung pengertian bahwa "kalu ada bajang sama-sama deng rombongan" (=jika berjalan bersama dalam rombongan) "jang dudu pasi panta kalu masih ada yang balong sampe" (=jangan duduk santai jika masih ada yang belum tiba).
"Cek lai, kalu sampe mau mati galap kong balong lai, pi cari sampe dapa" (=cek lagi, jika sampai jelang malam belum juga tiba, pergilah dan cari sampai ditemukan).
"Tar boleh sono lalu balong dapa" (=jangan tidur jika belum ditemukan).
Nasehat itu menjadi "pengajarang" (=ajaran) tentang "pimpinan tuh musti pung hati par masarakat" (=pemimpin itu harus mencintai rakyatnya).
"Jang bilang, dong bukang anana upeng-upeng la beta musti jaga par kas' susu lai" (=jangan berkata, mereka bukan anak kecil yang saya harus jaga untuk menyusui), "tagal se dapa unju par jadi pimpinan bukang kompeni yang datang deng wapeng" (=karena anda diangkat sebagai pemimpin bukan penjajah yang datang dengan senjata).
"Cari sampe dapa" juga menerangkan bahwa "masarakat tuh katong pung mas perak" (=masyarakat itu harta kita).
"Musti tau rasa dong lai" (=harus bisa merasakan/mempedulikan mereka).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/hutan-hijau.jpg)