Breaking News:

Ambon Terkini

Musnahkan 60 Liter Sopi, Polsek KPYS Ambon Juga Amankan 3 Buruh Bagasi

Jajaran Kepolisian Polsek Pelabuhan Yos Sudarso Ambon memusnahkan 60 liter minuman keras (miras) jenis Sopi dan mengamankan tiga orang buruh bagasi di

Penulis: Ode Alfin Risanto | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/Alfin
AMBON: Jajaran Kepolisian Polsek Pelabuhan Yos Sudarso Ambon memusnahkan puluhan liter minuman keras (miras) jenis Sopi, Jumat (10/9/2021) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Alfin Risanto

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Jajaran Kepolisian Polsek Pelabuhan Yos Sudarso Ambon memusnahkan 60 liter minuman keras (miras) jenis Sopi dan mengamankan tiga orang buruh bagasi di Pelabuhan Yosudarso Kota Ambon, Jumat (10/9/2021) pagi.

Razia yang dilakukan di atas kapal KM Dobonsolo itu berlangsung pukul 08.00 WIT tepatnya pada deck tempat tidur penumpang serta bagasi tempat penitipan barang.

Dalam razia tersebut, petugas menemukan minuman keras tradisional jenis sopi yang dikemas didalam jirigen 5 Liter.

Usai disita, minuman keras jenis sopi ini, langsung dimusnahkan dengan cara ditumpahkan ke dalam laut.

Pemusnaan ini juga menjadi tontonan warga sekitar.

Selain memusnahkan 60 liter sopi ini polisi juga mengamankan tiga orang buruh bagasi yang membawa minuman tersebut.

Kapolsek KPYS, Iptu B Surya Muhammad menyatakan, 60 liter sopi ini sitaan dari buruh bagasi yakni Reza (30), Akram (34) dan Irham (28).

Ketiga buruh ini langsung diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

"Ketiga buruh ini kita hanya amankan untuk memperoleh  keterangan, tetapi kita tidak melakukan penahan karena meraka cuma membawa barang orang," Ucap Surya.

Selain itu, polisi juga tika bisa menahan para pelaku, karena hingga saat pemerintah belum mengesahakan regulasi terait minuman keras jenis sopi ini.

Razia ini juga dilakukan untuk memastikan tidak adanya penumpang kapal KM Ngapulu yang membawa barang ilegal, dan tambang termasuk minuman keras.

"Razia ini juga bertujuan untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif di Kota Ambon," ungkapnya.

Surya menambahkan dari hasil temuan ini tidak ada penumpang yang mengakui tentang kepemilikan barang tersebut.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved