Breaking News:

Tarif Angkot di Ambon

Dishub Kota Ambon Catat Angkot Diatas 20 Tahun Capai 300 Unit

Pihaknya mencatat angkot diatas 20 tahun mencapai 300 unit, dan diperkirkan pada tahun 2022 akan mencapai 400 unit.

Penulis: Ode Alfin Risanto | Editor: Salama Picalouhata
Kontributor TribunAmbon.com, Helmy
Antrian angkot di terminal Mardika.(Kontributor TribunAmbon.com, Helmy) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Alfin Risanto

AMBON,TRIBUNAMBON.COM – Mulai tahun depan, Pemerintah Kota Ambon takkan mengizinkan angkot diatas 20 tahun beroperasi.

Demikian disampaikan Kadishub Kota Ambon, Robby Sapulette saat dialog di Studio TribunAmbon.com, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Pandan Kasturi, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Pihaknya mencatat angkot diatas 20 tahun mencapai 300 unit, dan diperkirkan pada tahun 2022 akan mencapai 400 unit.

Sedangkan, mobil diatas 15 tahun sebanyak 700 unit.

"Kami pastikan mulai tahun depan tak ada angkot di atas 20 tahun." ucap Sapulette.

Baca juga: Gugus Tempur Laut Gelar Vaksinasi di Pulau Buru, Selanjutnya Sasar Pulau Terluar

Baca juga: Kenaikan Tarif Angkot di Kota Ambon, Tak Berlaku bagi Trayek Lintas Kabupaten/Kota

Pengecualian diberikan kepada pengusaha mobil melakukan peremajaan apabila hanya memiliki satu angkot saja.

"Jadi kalo misalnya ada pengusaha mobil yang punya sepuluh lalu lima sudah berusia diatas 20 tahun, kemudian ada pengusaha yang hanya punya satu atau dua mobil akan kami kecualikan dengan mengizinkan mereka melakukan peremajaan," ujar dia.

Dikatakan, peremajaan angkot telah direncanakan sejak lama demi mengurai kemacetan di Kota Ambon.

"Kota Ambon sudah sangat banyak mobil angkutan kota sehingga kemacetan di beberapa ruas jalan tidak terhindarkan," ucap dia.

Terlebih menurutnya, angkot yang berusia tua tidak menjamin keselamatan masyarakat, terutama saat melewati tanjakan.

Apalagi dengan kenaikan tarif, masyarakat juga harus menikmati angkot yang bagus agar terlihat ada kesimbangan disana.

“Kami berikan kelonggaran hingga 7 sepetember 2022 bagi para pengusaha angkot agar kiranya segera melakukan peremajaan,” terangnya.

Apabila sampai batas waktu yang ditentukan para pengusaha angkot tidak menghiraukan, maka kami akan melakukan pencabutan izin operasi.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved