Breaking News:

Kuti Kata Maluku

Kuti Kata; Dengar Suara Sa Su Tau Rupa

Ini ilustrasi yang menerangkan tentang "orang bae-bae" (=orang yang baik), "samua orang kanal"

Editor: Fandi Wattimena
Sumber; Pdt. Elifas Tomix Maspaitella
Gaya Meneer 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - "Meneer-meneer yang bae tuh, dengar suara sa su tau rupa" (=pimpinan yang baik itu, cukup mendengar suaranya saja sudah ketebak wajahnya).

Ini ilustrasi yang menerangkan tentang "orang bae-bae" (=orang yang baik), "samua orang kanal" (=dikenal semua orang), "samua tunggu" (=ditunggui semua orang), "samua suka" (=disukai semua orang), "samua turut" (=dituruti semua orang).

"Barang mangapa kong?" (=Mengapa demikian?), "dong tuh sapa sa" (=mereka itu bergaul deng siapa saja), "tar pilih-pilih" (=tidak memilih-milih), "mau anana upeng alus ka sampe su rambu putih, pokonya sapa sa" (=entah anak kecil sampai berubah putih, siapa saja).

"Mar meneer-meneer tombong saparo tuh, tar jadi paske" (=namun tuan/pemimpin-pemimpin yang sukanya hanya bergaya itu tidak bisa diharapkan sama sekali).

"Dari sapuluh orang sa mangkali dia kanal satu sa, la itu jua tar tau nama babae lai" (=dari sepuluh orang, mungkin satu saja yang dikenalinya, malah nama orang itu tidak diketahuinya secara pasti), "la kalu panggel tuh deng oe-oe sa, lebe lai pasi bibir par unju orang" (=kalau memanggil orang tidak menyebut nama mereka, hanya dengan sebutan oe-oe atau dengan bibir manyun laksana menunjuk orang yang dimaksud).

"Beda langit deng bumi deng meneer yang bae. Lia anana upeng yang barmaeng kuda banjur ka kacong sa antua tau sapa pung ana" (=beda langit dan bumi dengan pemimpin yang baik.

Melihat anak kecil bermain kuda-kudaan atau kacong saja ia tahu itu anak siapa; "kacong" itu sejenis permainan anak-anak.

Kacong dibuat dari rerumputan tertentu yang diambil segegnggam dan diikat menjadi satu lalu dimainkan dengan menggunakan satu kaki seperti jugling bola kaki).

Baca juga: Kuti Kata; Itu Su Tugas, Jadi Musti Biking

Baca juga: Kuti Kata; Beta Nih Jua

"Meneer-meneer yang bae tuh, kalu malang galap buta, antua suara di ujung straat sa katong su tau itu siapa" (=pemimpin yang baik itu dalam malam gulita pun, mendengar suaranya di ujung jalan pun kita tahu itu siapa).

"Kalu datang ka katong rumah, pas dengar suara, biar masih jao lai, katong su lari kaluar par tunggu di muka pintu" (=jika datang ke rumah kita, begitu mendengar suaranya, walau masih jauh, sudah kita songsong di depan pintu).

Halaman
12
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved