Breaking News:

Ambon Hari Ini

Kritik Patung Jadi Hadiah Ulang Tahun Ambon, KNPI; Harusnya Petugas Penyapu Jalan Diberi Tunjangan

Menurutnya, hadiah ulang tahun patung itu harusnya dialihkan dengan pemberian tunjangan bagi para petugas sapu jalan di Kota Ambon.

Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Salama Picalouhata
Mesya Marasabessy
Patung bertema Ambon City of Music kini dibangun kelilingi Lapangan Merdeka Ambon. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Karateker Ketua Komite Nasional Pemuda (KNPI) Kota Ambon, Hamid Fakaubun tak setuju dengan hadiah ulang tahun patung dari Pemerintah Provinsi Maluku kepada Kota Ambon yang akan berulang tahun ke-446 tepat 7 September 2021.

Menurutnya, hadiah ulang tahun patung itu harusnya dialihkan dengan pemberian tunjangan bagi para petugas sapu jalan di Kota Ambon.

“Esensi dari pemberian patung itu untuk apa? Kemudian relevansinya dengan HUT Kota Ambon ini apa? Kenapa anggaran itu tidak dialihkan saja ke hal-hal yang lebih bermanfaat semisal pemberian tunjangan kepada petugas penyapu jalan,” kata Hamid Fakaubun saat dihubungi TribunAmbon.com melalui sambungan telepon, Minggu (5/9/2021) sore.

Baca juga: Mulai Besok, Harga Rapid Tes Antigen di Pulau Buru Turun Jadi Rp 109 Ribu

Baca juga: Sebaran 5.403 Kasus Baru Positif Covid-19 5 September 2021, Maluku Tambah 1 Kasus

Ia mengatakan, jika kehadiran patung bertema Ambon City of Music itu dibuat semata-mata hanya untuk memperindah Kota Ambon maka para petugas penyapu jalan lah yang malah lebih berperan penting dalam memperindah Kota Ambon ini.

“Petugas penyapu sampah yang sekitar jam tiga atau empat pagi mereka sudah keluar rumah hanya untuk membersihkan jalan di berbagai wilayah di Kota Ambon untuk keindahan Kota Ambon ini. Jadi anggaran itu diberikan kepada mereka jauh lebih penting dari pada membuat patung yang tidak jelas maknanya apa dan begitu boros hanya demi acara serimonial belaka sementara esensinya tidak jelas,” ungkapnya.

Apalagi lanjutnya, Kota Ambon sudah mendapat penghargaan dan beberapa adipura berkat kerja keras dari para petugas pembersih jalan ini.

“Alasan kenapa petugas pembersih sampah di jalan, sebab Kota Ambon mendapatkan penghargaan dan beberapa adipura karna kerja keras para petugas pembersih jalan. Mereka harus diberi perhatian lebih dan penghargaan pada HUT Kota Ambon ini,” tuturnya.

Ia menilai, dalam kondisi pandemi ini, perekonomian masyarakat menurun sehingga tidak sepantasnya pemerintah membuat patung yang asas manfaatnya tidak begitu berdampak baik terhadap masyarakat. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved