Ambon Hari Ini
Sopir Angkot di Ambon Mogok Narik, Warga Pilih Naik Becak dan Ojek
Aksi mogok sopir angkot tidak hanya berdampak pada warga, tapi juga berdampak bagi tukang becak dan tukang ojek.
Penulis: Ode Alfin Risanto | Editor: Salama Picalouhata
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Alfin Risanto
AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Para sopir angkutan kota (Angkot) di Kota Ambon melakukan aksi mogok beroperasi.
Akibatnya para penumpang terlantar di sejumlah titik, termasuk para pengunjung Ambon Plaza (Amplaz), jalan Sam ratulangi, Kelurahan Honipopu, Sirimau, Kota Ambon.
Salah satu warga, Lastri Astuti (27) mengaku harus menaiki becak karena tidak mendapatkan angkot. Sehari-hari menggunakan jasa angkutan saat ke luar rumah, tetapi hari ini terpaksa naik becak.
Baca juga: Sopir Angkot di Ambon Demo Tolak Penghapusan BBM Premium dan Kenaikan Harga Pertalite
"Angkotnya ada tetapi tidak jalan, tadi banyak yang parkir di samping Masjid Alfatah," kata Lastri kepada TribunAmbon.com, Kamis (26/8/2021).

Aksi mogok sopir angkot tidak hanya berdampak pada warga, tapi juga berdampak bagi tukang becak dan tukang ojek.
Baca juga: Komisi II DPRD Ambon Minta Sopir Angkot Sampaikan Aspirasi Secara Teratur di Ruang Rapat Paripurna
Seorang tukang becak, Samini (34) mengak, hari ini penghasilanya lumayan banyak bila dibandingkan dengan hari sebelumnya.
"Alhamdulilah narik dari pagi hingga siang ini, sudah tujuh kali antar penumpang. Biasanya cuma tiga kali saja" ucap Samini.
Dari pantauan TribunAmbon.com di lapangan, sopir angkot semua trayek mulai mogok sejak pagi.
Aksi mogok dilakukan lantaran mereka menolak penghapusan BBM Premiun dan kenaikan harga Pertalite. (*)