Minggu, 26 April 2026

Maluku Terkini

Selama Pandemi Covid-19, Bupati Maluku Tengah dan Istri Bertani, Hasil Panen Dibagi ke Warga

Sejak pandemi corona di Maluku, Abua dan istrinya kerap meluangkan waktu untuk menanam ubi jalar di lahan sejumlah lahan kosong miliknya

Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Lukman Mukadar
Bupati Tuasikal Abua Jaket Putih tampak ditengah kebun ubi jalar (petatas) bersama sejumlah warga saat memanen ubi jalar. Masohi, Minggu (1/8/2021). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

 MASOHI,TRIBUNAMBON.COM - Bupati Kabupaten Maluku Tengah Tuasikal Abua dan istrinya Mien Ru'ati Tuasikal memiliki aktivitas lain selama masa pandemi Covid-19.

Sejak pandemi corona di Maluku, Abua dan istrinya kerap meluangkan waktu untuk menanam ubi jalar di lahan sejumlah lahan kosong miliknya yang berada di daerah itu.

Tak sendiri, mereka juga ikut mengajak masyarakat setempat untuk bertani di masa pandemi yang serba sulit.

Hasil dari aktivitas menanam itu lantas dibagikan ke masyarakat yang ada di Kota Masohi hingga ke desa-desa di wilayah tersebut.

Dikutip Kompas.com, Abua mengatakan, aktivitas menanam telah dilakukan bersama istrinya sejak pandemi corona mewabah di Maluku pada April 2020.

“Awalnya saya mengajak ibu, saya bilang di tengah pandemi ini sebaiknya mari kita berkebun untuk membantu masyarakat, dan ternyata diterima,” kata Abua kepada Kompas.com via telepon selulernya, Rabu (4/8/2021).

Istri Bupati, Ny. Amien Ruaty Tuasikal tampak sedang panen ubi jalar.
Istri Bupati, Ny. Amien Ruaty Tuasikal tampak sedang panen ubi jalar. (TribunAmbon.com/ Lukman Mukadar)

Setelah keduanya sepakat untuk berkebun, mulailah mereka mendiskusikan jenis tanaman apa yang akan ditanami.

Sesuai hasil diskusi, pilihannya jatuh untuk menanam ubi jalar atau oleh masyarakat Maluku disebut patatas.

Abua menuturkan, langkah awal, ia dan istrinya kemudian mengajak beberapa masyarakat untuk ikut terlibat dalam penanaman ubi jalar.

Mereka kemudian memanfaatkan lahan kosong di Maluku Tengah untuk dijadikan lokasi penanaman ubi jalar.

“Jadi, kami berdayakan masyarakat juga. Ada lahan masyarakat yang kami pakai juga, ada lahan pemda juga yang kami manfaatkan,” ujar dia.

Abua mengaku, kegiatan penanaman ubi jalar yang diinisiasi bersama istrinya itu sangat didukung oleh masyarakat karena masyarakat juga diberdayakan secara langsung dalam kegiatan tersebut.

Baca juga: Dua Fraksi DPRD Walk Out, Tolak LKPJ Wali Kota Ambon

Baca juga: Sisir Kawasan Gunung Botak, Polsek Waepo-Pulau Buru Musnahkan 10 Bak Rendaman Emas Ilegal

“Jadi, selama masa pandemi ini saya betul-betul menjadi seorang petani,” ujar dia.

Abua menuturkan, sejak terlibat bersama istrinya dalam kegiatan penanaman, sudah lebih dari lima kali panen ubi jalar dilakukan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved