Ambon Hari Ini

Belajar Bahasa Prancis Bersama di Warung Prancis Unpatti

Namun jangan salah, di Warung Prancis Universitas Pattimura Ambon, kalian akan mendapatkan pengalaman berbeda dalam belajar bahasa asing,

Penulis: Risman Serang | Editor: Fandi Wattimena
Sumber : Instagram Warung Prancis Unpatti
Proses belajar Bahasa Prancis di Warung Prancis Unpatti 

Laporan Wartawan TribunAmbon.Com, Kevin Wildo Tupamahu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Banyak yang bilang, belajar bahasa asing itu membosankan. Tata bahasa yang rumit untuk dipahami serta pengucapan yang sulit membuat banyak orang kurang tertarik untuk belajar bahasa asing.

Namun jangan salah, di Warung Prancis Universitas Pattimura Ambon, kalian akan mendapatkan pengalaman berbeda dalam belajar bahasa asing, terutama belajar bahasa Prancis.

Saat ini, bahasa Prancis juga menjadi satu dari sekian bahasa yang wajib kita pelajari, selain bahasa Inggris. Bahasa Prancis digunakan oleh lebih dari 25 negara di dunia saat ini.

Oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa, Bahasa Prancis juga merupakan satu dari enam bahasa yang digunakan.

Keunikan dari bahasa Prancis adalah adanya bunyi sengau dalam pengucapan dan mempertahankan accent dalam penulisan. Menariknya, beberapa kata dalam bahasa Inggris ternyata berasal dari bahasa Prancis.

Kehadiran warung Prancis Unpatti, menjadi wadah yang tepat bagian kalian yang ingin mempelajari bahasa Prancis lebih dalam. Fasilitas pendukung, mulai dari ruang belajar, buku-buku penunjang hingga studio khusus untuk nonton film lengkap sebagai penunjang.

Metode pembelajaran yang partisipatif dan aktif dipastikan akan menarik bagi peserta. Tidak sebatas belajar dalam kelas, namun juga peserta akan diajak mengunjungi berbagai situ yang berkaitan dengan Bahasa serta kebudayaa Prancis.

Warung prancis Unpatti mendapat penghargaan dari IFI (institut francais Indonesia) sebagai warung prancis teladan dengan sosial media teraktif dan dinamis 2018
Warung prancis Unpatti mendapat penghargaan dari IFI (institut francais Indonesia) sebagai warung prancis teladan dengan sosial media teraktif dan dinamis 2018 (Sumber: instagram Warung Prancis Unpatti)

Baca juga: Daftar Harga Sampah di Bank Sampah Dinas Lingkungan Hidup Maluku Tengah, Cek di Sini

Baca juga: Targetkan Lebih Banyak di PON XX Oktober Mendatang, Maluku Ingin Ulangi Catatan 5 Tahun Silam

Tak main-main, Warung Prancis Unpatti juga turut bekerjasama dengan bagian Kedutaan untuk selalu memfasilitasi setiap kegiatan yang dilaksanakan.

Selain belajar dengan pengajar lokal, ada beberapa pengajar dari negara lain seperti Swiss dan Kongo yang turut berbagi ilmu mereka kepada anggota Warung Prancis Unpatti. Ada juga partisipasi dari kampus lain seperti rekan dari Universitas Indonesia yang juga pernah mengajar bahasa Prancis.

Selain itu, Warung Prancis Unpatti juga bekerjasama dengan sejumlah komunitas yang ada di Kota Ambon untuk mendukung proses pembelajaran.

Anggota Warung Prancis Unpatti yang telah memiliki level kemampuan baik, juga dipercayakan untuk berbagi ilmu yang mereka miliki kepada sesama anggota.

Di Warung Prancis Unpatti, kursus untuk umum dibuka setiap tiga bulan sekali dengan jumlah siswa yang ikut, berkisar antara 10 sampai 20 orang. Kesempatan ini terbuka bagi seluruh kalangan masyarakat, tidak hanya mahasiswa Universitas Pattimura Ambon.

Hanya dengan membayar biaya awal sebesar Rp 150 ribu, kita sudah bisa mengikuti proses pembelajaran dan didukung dengan fasilitas yang memadai. Selain Kursus kelompok, juga tersedia kursus pribadi, bagi masyarakat yang ingin mempelajari bahasa Prancis secara intensif.

Menurut Roland Alfons, selaku Penanggung Jawab Harian, ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan selain mempelajari bahasa Prancis di Warung Prancis Unpatti. Bekerjasama dengan bagian Kedutaan, memberikan peluang besar bagi anggota yang ingin melanjutkan studi ke Prancis, dengan banyak penawaran beasiswa menarik. Roland juga menjelaskan, mereka mendukung penuh anggota yang sedang mengurus beasiswa ke Prancis, baik yang berkaitan dengan pengurusan visa, ataupun hal lain.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Abraham Samangun, seorang anggota dari Warung Prancis Unpatti. Menurut Bram, banyak sekali keuntungan yang ia dapat setelah bergabung di Warung Prancis Unpatti, selain belajar bahasa, ia dapat menyalurkan ilmu kepada sesama anggota.

“Banyak peluang beasiswa dan program lain yang ditawarkan di Warung Prancis, selain itu saya juga belajar tentang budaya, dan hal menarik lainnya” ungkap Bram kepada TribunAmbon.Com, Jumat (30/7/2021).

Prestasi yang telah diraih Warung Prancis Unpatti juga cukup mengesankan. Pada Tahun 2018, Warung Prancis Unpatti menjadi Warung Prancis teladan dengan sosial media teraktif dan dinamis dan mendapatkan penghargaan dari Direktur Institut Francais Indonesia (IFI).

Bagi Roland Alfons, prestasi yang diraih oleh Warung Prancis Unpatti membuktikan bahwa, anak Maluku juga bisa bersaing dengan daerah lain. Hal ini sejalan dengan tujuan awal masuknya Warung Prancis Unpatti di Kota Ambon, yaitu meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang ada di Maluku.

Terakhir ia mendorong generasi muda, agar mau belajar bahasa asing, karena sangat bermanfaat di masa depan. Sangat penting menguasai lebih dari satu bahasa asing, dengan begitu kita mampu membangun koneksi lebih luas dari tingkat nasional hingga internasional. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved