Maluku Terkini
Tertibkan Tambang Ilegal, Personel Gabungan TNI/Polri Lakukan Penyisiran di Gunung Botak-Buru
Puluhan personil gabungan dari TNI/Polri melakukan penyisiran di Tambang Emas Gunung Botak, Desa Persiapan Wamsait, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru,
Penulis: Fajrin S Salasiwa | Editor: Adjeng Hatalea
Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia
NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Puluhan personil gabungan dari TNI/Polri melakukan penyisiran di Tambang Emas Gunung Botak, Desa Persiapan Wamsait, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru, Rabu (28/7/2021) pukul 12.00 WIT.
Penyisiran itu dilakukan untuk menertibkan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Tambang Emas Gunung Botak tersebut.
"Ada sebanyak 48 personil gabungan terdiri dari TNI/Polri, melakukan penyisiran di Gunung Botak," kata Paur Humas Polres Pulau Buru, Aipda MYS Djamaluddin kepada TribunAmbon.com, Rabu.
Adapun personel gabungan terdiri dari Samapta Polres Pulau Buru sebanyak 16, Polsek Waeapo 21, Koramil Mako 8, Remob Kompi III yon A Pelopor 2 dan Intel Kodim 1506 Namlea 1 orang.
Baca juga: 39 Jam Kandas, KM. Tidar Berhasil Dilabuhkan di Pelabuhan Namela – Pulau Buru
Djamaluddin menerangkan, proses penyisiran dibagi menjadi dua regu.
Dengan penugasan satu regu menuju lokasi tambang Gunung Botak, dipimpin langsung Kapolsek Waeapo Ipda Zainal, dan satu regu lagi melalui sungai Jalur B, dipimpin oleh Kasat Samapta Polres Pulau Buru Iptu J.R Soplanit.
"Dari hasil operasi, telah ditemukan bekas alat aktivitas penambangan dengan metode rendaman, tenda tempat tinggal, lubang, tembak larut dan dompeng," jelasnya
Kemudian juga ditemukan beberapa penambang, namun tidak melakukan aktivitas apapun, dan mereka memilih meningalkan lokasi tambang.
Dia mengungkapkan, sejumlah barang yang ditemukan, langsung dilakukan pemusnahan.
Baca juga: Berhasil Dievakuasi, KM. Tidar Lanjutkan Perjalanan ke Pelabuhan Yos Sudarso Ambon
"Telah dilakukan pemusnahan dan pengerusakan terhadap barang, tenda dan alat milik penambang," ungkapnya.
Selain pengrusakan dan pemusnahan barang, personil gabungan dari TNI/Polri melakukan himbauan kepada masyarakat yang tinggal dekat lokasi tambang, agar tidak melakukan aktivitas penambangan atau memasuki area tambang emas gunung botak.
"Perlu dilakukan patroli secara rutin di lokasi tambang emas gunung botak, untuk mengantisipasi adanya penambang yang kembali melakukan aktivitas," ujarnya.