Demo Tolak PPKM di Ambon
Massa Aksi Demo Menolak PPKM Memaksa Masuk ke Halaman Balai Kota Ambon
Massa aksi demonstrasi gabungan BEM Se - Kota Ambon, memaksa masuk ke dalam halaman Balai Kota Ambon, Jalan Sultan Khairun, Sirimau, Ambon, Selasa (27
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Adjeng Hatalea
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Dedy Azis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Massa aksi demonstrasi gabungan BEM Se - Kota Ambon, memaksa masuk ke dalam halaman Balai Kota Ambon, Jalan Sultan Khairun, Sirimau, Ambon, Selasa (27/7/2021) siang.
Pantauan TribunAmbon.com di lokasi, sejumlah massa aksi terlibat saling dorong pagar Balai Kota Ambon dengan aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Aksi tersebut membuat Koordinator Bidang Kerja Satgas Percepatan Penanganan Covid-19, Beny Selano keluar dan memberikan penjelasan kepada mahasiswa.
Ia mengatakan keluar dan memberikan waktu 15 menit kepada massa aksi untuk melakukan orasi didepan kantor Balaikota.
"Kami beri kalian waktu 15 menit untuk menyampaikan orasi," ujar Selano pada massa aksi.
Selano mengatakan, massa aksi tidak mematuhi protokol kesehatan sehingga berpotensi menimbulkan kluster baru.
Baca juga: 10 Tahun Tak Siarkan Konten Lokal, KPID Maluku Sentil Salah Satu Televisi Swasta di Ambon
Lanjutnya, apabila massa aksi tidak bubar dalam kurun waktu 15 menit, maka akan dibubarkan secara paksa.
"Kami minta kalian kirim surat resmi, kita bicara baik-baik," tandasnya.
Diketahui, massa memulai aksinya dengan melakukan long march dari joglo Lapangan Merdeka, dan memutari Kantor Gubernur hingga sampai ke depan Balai Kota Ambon.
Kemacetan di depan Balai Kota Ambon pun tak terhindarkan, pengendara berhenti untuk menyaksikan demonstrasi tersebut.
Aksi demonstrasi kali ini sudah yang keenam kalinya yang dilakukan oleh mahasiswa di Kota Ambon.