Breaking News:

Kapal Kandas di Buru

Kapten KM Tidar Sebut Kapal Kandas Murni Akibat Arus dan Angin Kencang

KM. Tidar kandas di Pelabuhan Laut Namlea, Kabupaten Buru,Maluku, Senin (27/7/2021). Saat ini, semua penumpang sementara dievakuasi.

Penulis: Andi Papalia | Editor: Salama Picalouhata
Andi Papalia
Kapten Kapal KM. Tidar, Tamrin Sinurat saat diwawancarai TribunAmbon.com, Selasa (27/7/2021). 

TRIBUNAMBON.COm - KM. Tidar kandas di Pelabuhan Laut Namlea, Kabupaten Buru,Maluku, Senin (27/7/2021), sekitar pukul 12.30 WIT. Saat ini, semua penumpang sementara sedang dievakuasi.

Diduga kapal kandas karena diterjang hempasan angin yang sangat kencang dan arus laut yang sangat kuat.

"Kapal kandas murni karena ada angin bertiup kencang dan arus laut yang kuat. Kondisi ini menyebabkan kapal sulit bermanuver mencari haluan untuk bersandar," kata Kapten Kapal KM. Tidar, Tamrin Sinurat saat diwawancarai TribunAmbon.com, Selasa (27/7/2021).

Sesaat sebelum kejadian terjadi, kata Tamrin, dia mengemudikan kapal dengan kecepatan normal.

"Saya kemudikan kapal normal, seperti biasa yang saya gunakan, yakni tiga knot," ujar Tamrin.

Baca juga: Kapal Pangrango untuk Evakuasi Penumpang dari KM Tidar Segera Tiba di Pelabuhan Namlea

Baca juga: KM Tidar yang Kandas di Namlea Mulai Dievakuasi

Saat ditanya siapa yang patut disalahkan dalam kejadian ini, menurutnya hal tersebut adalah musibah.

"Ada arus terus kapal saya coba bikin ke kiri tidak mau. Saya sudah pernah juga nyandarin di sini. tapi namanya musibah juga tidak bisa dikendalikan," ucap Tamrin.

Tanpa bermaksud menyalahkan siapapun, Tamrin meminta agar pihak pelabuhan memberikan tanda hitam adanya terumbu karang besar di lokasi tersebut.

"Jadi memang arus dan angin agak mendorong. Saya sudah pernah juga nyandarin di sini. tapi namanya musibah juga. Saya bukan mau cari kambing hitam. Sebaiknya pelabuhan itu, ada tanda hitam atau apa begitu biar kita tahu," ujar dia.

Nantinya, kurang lebih 500 penumpang yang berada dalam kapal tersebut akan dievakuasi.

"Ada sekitar kurang lebih 500 orang penumpang yang berada di dalam KM. Tidar," ucapnya.

Evakuasi tersebut dibantu Polairud Pulau Buru, Basarnas, KPLP, dan Polres setempat. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved