Breaking News:

Banjir di Maluku Tengah

Jadi Kawasan Langganan Banjir, Camat Amahai-Maluku Tengah Minta Perhatian Balai Sungai dan Jembatan

Dusun Huameteno, Negeri Sepa yang terletak di Kawasan Kilo Meter 10, Jalur Trans Seram, Kecamatan Amahai, Maluku Tengah merupakan kawasan langganan ba

Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/Lukman
MALUKU: Genangan air merendam rumah warga di Dusun Huameteno, Negeri Sepa, Amahai, Maluku Tengah. Kamis (22/7/2021). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI,TRIBUNAMBON.COM - Kepala Kecamatan (Camat) Amahai, Samuel Birahy meminta perhatian serius pemerintah dalam hal ini Balai Sungai dan Jembatan untuk memperhatikan nasib warganya yang ada di Dusun Huamteno, Negeri/Desa, Sepa, Kecamatan Amahai, Maluku Tengah.

"Olehnya itu kami berharap ada perhatian serius dari pemerintah dalam hal ini Balai Sungai dan Jembatan,"kata Camat keoada Tribunbon.com di Lokasi banjir. Kamis pagi (22/7/2021).

Dusun Huameteno, Negeri Sepa yang terletak di Kawasan Kilo Meter 10, Jalur Trans Seram, Kecamatan Amahai, Maluku Tengah merupakan kawasan langganan banjir.

Banjir di kawasan itu biasanya sering terjadi setiap musim penghujan.

Baca juga: BREAKING NEWS: Belasan Rumah Terendam Banjir di Kecamatan Amahai-Maluku Tengah Usai Hujan Seharian

Kali ini banjir kembali terjadi akibat meluapnya kali (sungai) Hollo yang berada tepat di belakang pemukiman warga di kawasan tersebut.

Kondisi ini membuat rumah warga di kawasan itu sering menjadi langganan terendam banjir.

Puluhan meter got pembuangan air yang ada di kawasan itu sudah tidak berfungsi lantaran tertutup material tanah akibat banjir selama bertahun-tahun.

MALUKU: Mahari (28) warga terdampak banjir di Dusun Huameteno, Negeri Sepa, Amahai, Maluku Tengah. Kamis (22/7/2021).
MALUKU: Mahari (28) warga terdampak banjir di Dusun Huameteno, Negeri Sepa, Amahai, Maluku Tengah. Kamis (22/7/2021). (TribunAmbon.com/Lukman)

Akibatnya, air yang meluap dari Sungai Hollo itu terus mengalir tidak karuan hingga menerobos pemukiman warga setempat.

Baca juga: Rumah Terendam Banjir, Warga di Maluku Tengah Kesulitan Makanan

Camat Amahai pun buka suara terkait persoalan tersebut.

Dia berharap ada perhatian serius dari pemerintah provinsi maupun pusat dalam hal melalui Balai Sungai dan Jembatan Provinsi Maluku.

"Kami harap ini segera diperhatikan karena kondisi ini sudah sering terjadi dan sudah berlangsung lama,"ujarnya.

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved