Breaking News:

PPKM di Ambon

Jadi Syarat Masuk Kota Ambon, 231 Warga Maluku Tengah Bikin Kartu Izin Kerja Selama PPKM Mikro

Sebanyak 231 penduduk tiga kecamatan di Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) yang berada di Pulau Ambon telah membuat kartu izin kerja.

Fandi Wattimena
Situasi penjagaan di Kawasan Durian Patah, Kota Ambon pada hari pertama PPKM, Kamis (8/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com,Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Sebanyak 231 penduduk Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) membuat kartu izin kerja.

Mereka tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Salahutu, Leihitu dan Leihitu Barat.

Kartu izin kerja digunakan sebagai salah satu syarat keluar masuk Kota Ambon selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro diperketat mulai 8 Juli 2021 hingga 21 Juli 2021.

“Jadi, masyarakat Malteng yang bekerja di Kota Ambon harus punya kartu pekerja atau kartu izin kerja , diproses cukup banyak tetapi yang sudah meminta 231 lembar,” kata Sekretaris Kota Ambon, A. G. Latuheru kepada wartawan di Balai Kota Ambon, Rabu (14/7/2021) sore.

Baca juga: Daftar 4 Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Kota Ambon

Lanjutnya, kartu kerja dibuat agar mempermudah mobilitas pekerja asal Malteng dan tidak terjadi kemacetan panjang saat pemeriksaan di perbatasan.

“Ini sebagai tanda mereka bisa melewati cek poin di perbatasan, kenapa kami terbitkan itu agar mempermudah masyarakat, tidak lagi musti periksa KTP, musti periksa keterangan dari kades dan lurahnya tapi dengan kartu pekerja itu mereka langsung bisa masuk. Itu sebabnya pemerintah kasih itu biar tidak terjadi kemacetan di pintu masuk di kota ini,” lanjut Latuheru.

Dia menjelaskan, proses pembuatan cukup mudah hanya dengan membawa KTP dan id card warga.

“Siapapun yang mau minta, untuk kita daftarkan nama disini, dia harus bawa identitas, dia punya id crd dan ktp lalu kita cetak. Kalau tidak ada id card, harus ada pengantar dari kantornya, lalu bawa kita cetak,” jelasnya.

Baca juga: Pemkot Ambon Tambah RS Darurat Covid-19, Bisa Tampung 119 Pasien

Hingga kini, tak ada pembatasan jumlah kartu izin kerja yang diterbitkan pemerintah kota dan menyesuaikan dengan Kebutuhan masyarakat terutama di sector esensial.

“Jadi tidak ada pembatasan. Apakah nanti sekarang 231 sampai 250 kita tutup,kan tidak. Ada banyak orang yang bekerja di sector esensial, seperti perbankan, komunikasi, rumah sakit, itu kita tidak bisa batasi,” tandasnya.

Sebelumnya, dalam surat Instruksi Walikota Ambon nomor 3 tahun 2021 Tentang PPKM Mikro diperketat, Wali kota Ambon memperketat akses keluar masuk dari dan ke Kota Ambon.

Warga di tiga kecamatan di Kabupaten Maluku Tengah yang ke Ambon wajib menunjukan kartu vaksin serta Surat keterangan dari Desa atau Lurah setempat.

Bagi yang bekerja di Kota Ambon baik ASN, NON ASN, swasta, semuanya bisa melampirkan kartu vaksin dan kartu izin kerja yang dapat dibuat di Unit Layanan Administrasi (ULA) Balai Kota Ambon. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved