Breaking News:

Update Corona Maluku

6 dari 10 Ranjang ICU RSUP Leimena Ambon Diisi Pasien Covid-19

Sebanyak enam pasien Covid-19 yang tengah dirawat di ruang Intensive care Unit (ICU) RSUP dr. J Leimena Ambon.

Penulis: Adjeng Hatalea | Editor: Salama Picalouhata
Adjeng Hatalea
RSUP dr J Leimena Ambon, di kawasan Rumah Tiga, Teluk Ambon, Kota Ambon, Maluku, Rabu (14/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Adjeng Hatalea

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Sebanyak enam pasien Covid-19 yang tengah dirawat di ruang Intensive care Unit (ICU) RSUP dr. J Leimena Ambon.

Hal itu diungkapkan Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang RSUP dr. J Leimana Ambon, dr. Yan Aslian saat diwawancarai TribunAmbon.com, Rabu (14/7/2021).

AMBON: Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang RSUP Leimena Ambon, dr. Yan Aslian saat diwawancarai TribunAmbon.com di depan ruang Instalasi Pemulasaran Jenazah, Rabu (14/7/2021).
AMBON: Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang RSUP Leimena Ambon, dr. Yan Aslian saat diwawancarai TribunAmbon.com di depan ruang Instalasi Pemulasaran Jenazah, Rabu (14/7/2021). (TribunAmbon.com/Salama)

Dia mengatakan, dari total 10 ranjang di ruang ICU khusus pasien Covid-19 yang dimiliki RSUP dr. J Leimena Ambon, enam di antaranya tengah dipergunakan.

“Kami sudah menyiapkan 100 tempat tidur. Kemudian 10 ICU Covid-19. Lokasinya itu ada di lantai lima, enam dan lantai tujuh. Saat ini enam pasien yang dirawat di ICU,” ungkap dr. Yan Aslian kepada TribunAmbon.com di depan ruang Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUP dr. J Leimena, Rabu.

Baca juga: 10 Nakes di RSUD Masohi-Maluku Tengah Positif Covid-19, Salah Satunya Dokter

Baca juga: Miliki 100 Kapasitas Tempat Tidur, RSUP dr J Leimena Rawat 63 Pasien Covid-19

“Pasien yang kami terima adalah pasien yang sudah terkonfirmasi positif Covid-19 dengan gejala sedang dan berat. Sementara gejala ringan akan kami dorong untuk isolasi mandiri di rumah,” lanjutnya.

Dia menerangkan, kategori gejala pasien Covid-19 dibagi menjadi tiga.

Yakni, kategori ringan, sedang dan berat.

Untuk kategori ringan yang memiliki gejala seperti demam yang tidak terlalu tinggi atau pilek biasa diarahkan untuk isolasi mandiri (isoman) di rumah.

Sementara untuk kategori sedang, bergejala dan sudah mengganggu aktivitas pasien.

Pasien dengan kategori ringan ini yang biasanya mengisi kapasitas TT di rumah sakit itu.

Terakhir, pasien dengan kategori berat, yakni yang hanya berbaring di tempat tidur dan tidak sanggup untuk melakukan aktivitas lainnya.

“Berat itu pasien tidak sanggup melakukan aktivitas, artinya dia hanya bisa berbaring di tempat tidur, dengan kondisi yang tidak stabil. Dengan adanya penyakit penyerta,” terang dia.

Dikutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Ruang ICU atau Intensive Care Unit adalah ruangan khusus yang disediakan rumah sakit untuk merawat pasien dengan keadaan yang membutuhkan pengawasan ketat.

Untuk membantu memulihkan kondisi pasien, ruang ICU dilengkapi dengan peralatan medis khusus.

Selama berada di dalam ruang ICU, pasien akan dipantau selama 24 jam oleh dokter spesialis, dokter jaga, dan perawat yang sudah kompeten.

Untuk memantau kondisi pasien secara lebih detail, pasien akan terhubung dengan berbagai peralatan medis melalui selang atau kabel. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved