Cuaca Ekstrem Maluku

Pasca Longsor, Pedagang di Batu Koneng-Ambon Mulai Berjualan, Tapi Masih Trauma

Meski begitu, mereka mengaku masih trauma dengan kejadian yang menghancurkan sebanyak 7 unit lapak itu.

Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Adjeng Hatalea
Jejeran lapak di Pasar Buah Batu Koneng, Jalan Syaranamual, Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon yang terdampak longsor, Senin (12/7/2021). 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pedagang pisang di Batu Koneng, Kota Ambon mulai kembali beraktifitas setelah kejadian longsor, Minggu (11/7/2021) malam.

Meski begitu, mereka mengaku masih trauma dengan kejadian yang menghancurkan sebanyak 7 unit lapak itu.

Apalagi saat ini kondisi cuaca di Kota Ambon dan sekitarnya masih berpotensi hujan lebat.

“Kami takut terjadi longsor susulan, karena yang tadi malam saja sudah sebesar itu,” Kata salah seorang pedagang, Jamila saat diawawancarai TribunAmbon.com, di lokasi longsor, kawasan Batu Koneng, Teluk Ambon, Kota Ambon, Senin (12/7/2021) sore.

Jamila mengaku takut  ketika berada di dalam lapak sembari menunggui dagangannya.

Dia lebih memilih berdiri di luar lapak sembari menjajakan dagangannya kepada pengendara yang melintas.

Baca juga: Tiga Hari Diguyur Hujan Tanpa Henti, 56 Rumah Warga di Ambon Terdampak Longsor

Baca juga: Richard Louhenapessy Lewati Lokasi Bencana Longsor, Korban; Setidaknya Turun dan Sapa Kami

“Apalagi musim hujan seperti ini, kalau hujannya seperti tadi malam tanah terkikis, pasti longsor lagi. Untuk tidur saja kami tidak nyenyak,” kata dia.

Sementara itu, material longsor yang menutupi badan jalan kini telah dipinggirkan ke bibir jalan.

BMKG Ambon memprediksikan puncak musim penghujan pada Juli ini dan mulai reda Agustus mendatang.

BMKG pun menghimbau warga, terkhusus yang bermukim di bantaran sungai dan lereng bukit untuk lebih waspada. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved