Breaking News:

Maluku Terkini

Soal Stok Cabai Jelang Idul Adha, Disperindag Maluku Tak Bisa Pastikan Aman

Menurutnya, harga cabai fluktuatif tergantung pasokan yang masuk pasaran.

Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Fandi Wattimena
(Kontributor TribunAmbon.com, Fandy)
Komoditas cabai rawit. (Kontributor TribunAmbon.com, Fandy) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Maluku tak bisa pastikan stok dan harga cabai bakal aman jelang Lebaran Idul Adha.

Hal ini disampaikan Kapala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Maluku, Polly Jamlea.

Menurutnya, harga cabai fluktuatif tergantung pasokan yang masuk pasaran.

"Stok dan harga cabai ini biasanya naik turun, jadi kita tidak bisa pastikan kalau jelang lebaran ini bagaimana," kata Polly kepada wartawan, Jumat (9/7/2021).

Ia menerangkan, cabai lokal yang diproduksi biasanya berasal dari Pulau Buru dan Maluku Tengah. Jika cuaca buruk, produksi petani kerap turun, bahkan mengalami gagal panen.

Kondisi itu sangat mempengaruhi harga jual di pasaran.

Lanjutnya, jika pasokan cabainya berkurang, para pedagang biasanya membuat inisiatif lain untuk mengambil pasokan cabai dari Sulawesi dan Jawa Timur.

Baca juga: Kasus Korupsi Repo Obligasi Bank Maluku, Rollobessy-Thenu Dinyatakan Tak Bersalah Dakwaan Primer

Baca juga: Perusahaan yang Tak Patuh PPKM Darurat Bakal Dicabut Izin Usahanya

Jika pasokan cabai sudah masuk dari Sulawesi dan Jawa Timur berarti harga cabainya pun akan naik di pasaran.

"Biasanya cabai di produksi secara lokal dari Pulau Buru hingga Maluku Tengah sehingga tidak kekurangan pasokan cabai, namun beberapa minggu kemarin Maluku kekurangan pasokan cabai karena dua daerah tersebut belum melakukan panen akhirnya pedagang ambil dari Sulawesi dan Jawa timur akhirnya harganya pun naik," ungkapnya.

Sementara itu, untuk kebutuhan pokok lain jelang lebaran seperti beras, minyak goreng, telur, daging, hingga bawang merah dipastikan aman.

"Saya pastikan bahwa seluruh bahan pokok yang tadi disebutkan mulai hari ini mempunyai kecukupan lebih dari dua minggu sehingga dipastikan aman sampai jelang lebaran," tandasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved