Breaking News:

PPKM di Ambon

50 Persen Pegawai Kantor Gubernur Maluku Bekerja dari Rumah

Pemerintah memberlakukan work from home (WFH) atau bekerja di rumah bagi 50 persen pegawai Kantor Gubernur Maluku.

Kontributor TribunAmbon.com/Adjeng
Kantor Gubernur Maluku 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pemerintah memberlakukan work from home (WFH) atau bekerja di rumah bagi 50 persen pegawai Kantor Gubernur Maluku.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Maluku, dr. Adonia Rerung mengatakan keputusan tersebut lantaran Kota Ambon menjadi zona merah dan Maluku menjadi zona orange.

"Pemerintah Provinsi memutuskan untuk hari ini, 50 persen ASN bekerja hanya dari rumah," kata Adonia kepada TribunAmbon.com, Kamis (8/7/2021).

Baca juga: Hari Pertama PPKM di Ambon, Aparat Lakukan Sosialisasi di Perbatasan, Besok Baru Penegakan

Baca juga: Perbatasan Kota Ambon Mulai Dijaga Ketat, Warga Wajib Tunjukan Persyaratan Ini

Dia berharap, kebijakan kerja dari rumah dapat menekan angka penyebaran Covid-19 di Maluku. Pasalnya, ada beberapa ASN yang juga terkonfirmasi Covid-19.

"Ada beberapa orang yang terkonfirmasi Covid-19, jadi harus di kurangi jumlah pegawai, agar tidak terjadi penyebaran yang berkelanjutan," ungkapnya.

Selain itu, keputusan ini akan dilakukan secara berkala setiap bulannya dengan mengikuti tes rapid antigen bagi ASN yang tidak WFH.

Dengan ini, bagi ASN yang masuk kantor mereka tidak perlu menunjukan kartu bukti vaksin karena mereka dipastikan bebas dari Covid-19.

"Jadi ASN yang mau masuk kantor tidak perlu menunjukan kartu bukti vaksin, karena mereka sudah punya kartu rapid tes antigen tiap bulan yang di lakukan oleh Pemprov Maluku," tandas Adonia. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved