Breaking News:

Update Covid 19

548 Kasus Baru Covid-19 di Maluku dalam 4 Hari Terakhir, Adonia; Diduga Mobilitas Zona Merah

Dugaan sementara lonjakan kasus baru ini diakibatkan oleh mobilitas orang keluar-masuk dari zona merah.

Penulis: Adjeng Hatalea | Editor: Fandi Wattimena
Grafis Tribunnews.com/Juna Putuhena
Update Covid-19 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Adjeng Hatalea

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Sebanyak 548 orang dilaporkan terpapar Covid-19 di Maluku selama empat hari terakhir.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Maluku, Adonia Rerung mengungkapkan, dugaan sementara lonjakan kasus baru ini diakibatkan oleh mobilitas orang keluar-masuk dari zona merah.

“Saya menduga begini, mobilitas orang dari Jakarta, dari zona merah. Contohnya, ada tim dari RSUD yang berangkat ke Bekasi pas pulang tertular,” ucap Adonia kepada TribunAmbon.com saat dihubungi melalui telpon seluler, Jumat (2/7/2021).

Menurutnya, sejumlah pasien masih enggan dan takut untuk melakukan pemeriksaan Swab PCR.

Dia menuturkan, beberapa pasien yang ditemui kehilangan penciuman.

Namun, saat direkomendasikan untuk melakukan Swab PCR, pasien kebanyakan menolak dengan dalih takut dan sebagainya.

Baca juga: 2 Positif Covid, Anggota Hingga Pegawai DPRD Kota Ambon Ikut Swab PCR

Baca juga: Pasokan dari Namlea Pulau Buru Berkurang, Cabai Rawit Meroket Hingga Rp 120 Per Kilogram di Ambon

“Di tempat praktek saya sendiri ada beberapa yang datang dengan penciuman hilang. Setelah saya anjurkan untuk swab dia mati-matian tidak mau. Karena dia menolak begitu, saya minta alamat lengkap tidak mau dikasih karena dia takut saya melapor ke puskesmas,” tuturnya.

Selain itu, tambah dia, kelonggaran pergerakan masyarakat juga disebut menjadi salah satu alasan lonjakan kasus di Maluku.

“Tidak dapat dipungkiri juga bahwa ada kelonggaran, misalnya di runmah-rumah makan yang menumpuk, belanja di pasar dan swalayan, orang kawinan, aktivitas ibadah. Jadi sekarang baru kembali perketat setelah tren naik ini,” ujar dia.

Adonia memprediksi, trend lonjakan kasus positif terpapar virus corona ini masih terus meningkat beberapa pekan ke depan.

Hal ini berdasarkan jumlah orang yang sudah terpapar hasil tracing yang dilakukan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Maluku.
“Masih akan terus naik ini, karena sudah ada tracing di mana-mana,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved