Breaking News:

Ambon Terkini

Pasokan dari Namlea Pulau Buru Berkurang, Cabai Rawit Meroket Hingga Rp 120 Per Kilogram di Ambon

Salah satu daerah pemasok terbesar komoditi cabai rawit di Kota Ambon, yakni Namlea, Pulau Buru berkurang. 

Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/Helmy
HARGA CABAI - Penjual Cabai di Pasar Mardika sementara menunggu pembeli Kamis, (21/1/2020). 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Salah satu daerah pemasok terbesar komoditi cabai rawit di Kota Ambon, yakni Namlea, Pulau Buru berkurang. 

Hal ini berdampak pada ketersediaan stok di wilayah Kota Ambon, terutama di Pasar Mardika yang menyebabkan kenaikan yang signifikan pada komoditi tersebut.

Di mana harga cabai rawai dipatok hingga mencapai Rp. 120 ribu per kilogram, atau naik dari harga sebelumnya, Rp.70 ribu per kilo.

"Naik lagi karena memang panen sudah selesai," kata Kepala Seksi Barang Pokok dan Barang Strategis Disperindag Provinsi Maluku, Dede Banjar kepada TribunAmbon com, Kamis (1/6/2021) siang.

Lanjutnya, sebagian besar stok itu berasal dari Namlea, Pulau Buru yang kini sudah berkurang pasokannya.

Saat ini pasokan cabai berasal dari Kabupaten Seram Bagian Barat.

"Stok yang datang hanya dari kobisonta saja," ungkapnya

Dia pun berharap, stok cabai rawit pasokan cabai dari Makassar, Sulawesi Selatan bisa segera tiba agar agar harga bisa kembali stabil.

Artikel ini telah tayang di TribunAmbon.com dengan judul Panen Usai, Harga Cabai Rawit di Ambon Meroket Tajam, https://ambon.tribunnews.com/2021/07/01/panen-usai-harga-cabai-rawit-di-ambon-meroket-tajam.
Penulis: Muh Ridwan H Tuasamu | Editor: Fandi Wattimena

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved