Breaking News:

Ambon Hari Ini

Pengetatan Kegiatan Masyarakat di Kota Ambon Mulai Berlaku Hari Ini, Begini Aturannya 

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM Mikro) di Kota Ambon mulai berlaku, Kamis (24/6/2021) hari ini.

Kontributor TribunAmbon.com, Adjeng
Hari pertama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi di Kota Ambon. Pemkot memberikan pelonggaran untuk pergerakan sosial dan ekonomi kembali beroperasi, Senin (20/07/2020) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM Mikro) di Kota Ambon mulai berlaku, Kamis (24/6/2021) hari ini.

Penerapan PPKM dilakukan berdasarkan zonasi penyebaran Covid-19.

Selama masa PPKM, jam operasional angkutan umum (Angkot) di Kota Ambon dibatasi sampai pukul 21.00 WIT.

Hal itu tertuang dalam surat edaran (SE) Wali Kota Ambon nomor 443.27/09/SE/2021 tentang Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro di Kota Ambon.

Aturan baru itu mulai diberlakukan diseluruh Kota Ambon pada Kamis (24/6/2021).

“Angkutan umum beroperasi hingga pukul 21.00 WIT,” tulis Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy dalam SE Wali Kota, Senin (21/6/2021).

Baca juga: Bela Pedagang Pasar Mardika-Ambon, Aktfifis Mahasiswi Unpatti Ambon Ditahan

Baca juga: Data Terbaru BPBD Kabupaten Maluku Tengah: 111 Unit Rumah Rusak Akibat Gempa

Tak hanya jam operasional angkot, Pemkot Ambon juga mengatur jam operasional usaha kuliner hingga pukul 23.00 WIT.

Sementara mall, swalayan, supermarket, minimarket dan sejenisnya hanya sampai pukul 21.00 WIT.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Ambon, Joy Adriaansz mengatakan sektor kuliner diberi sedikit kuliner agar ekonomi masyarakat tidak semakin terpuruk.

“Kita memberikan sedikit kelonggaran pada kuliner yang rata-rata dimiliki oleh masyarakat ekonomi menengah kebawah sehingga ada perbaikan ekonomi walaupun ada pengurangan jam operasional,” kata Adriaansz, Selasa (22/6/2021).

Dengan pertimbangan, penanganan covid-19 dapat dilakukan dengan maksimal namun tak mengurangi peningkatan pertumbuhan ekonomi di masyarakat.

“Karena kita masih mempertimbangkan juga penanganan Covid-19 harus diikuti dengan bagaiamana upaya pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan juga peningkatan investasi,” tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved